Ini Alasan KPU Kendal Tak Melakukan Pencocokan Data Pemilih Kepada Wakil Bupati Kendal

Petugas PPDP saat melaksanakan pencocokan dan penelitian data pemilih di Pilkada Kendal 2020, di rumah Ketua DPRD Kendal, Muhammad Makmun, Sabtu (18/7/2020).

 

HALO KENDAL – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kendal mengawali kegiatan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih di Pilkada Kendal 2020 serentak pada Sabtu (18/7/2020) pagi.

Saat melakukan coklit di Rumah Dinas Bupati Kendal, Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) setempat didampingi Ketua KPU Kendal bersama Panwascam Kendal.

Petugas yang melakukan coklit mengenakan pakaian APD lengkap, mulai masker, sarung tangan, dan face shield atau pelindung muka.

Proses coklit berjalan cukup singkat, hanya sekitar 10 menit. Setelah selesai melakukan coklit, petugas menempelkan stiker tanda sudah dilakukan coklit.

Ketua KPU Kendal, Hevy Indah Oktaria mengatakan, pada coklit serentak ini, KPU Kendal melakukan kepada 7 tokoh masyarakat.

“Yaitu Bupati Kendal, Ketua DPRD Kendal, Sekda Kendal, Ketua FKUB Kendal, Ketua MUI Kendal, Ketua PD Muhammadiyah Kendal dan Ketua PC NU Kendal,” ujar Hevy.

“Sedangkan Wakil Bupati Kendal, Masrur Masykur tidak dilakukan coklit, karena sesuai KTP masih sebagai warga Tangerang. Tapi kami tetap mendatangi rumahnya untuk coklit data keluarganya” imbuhnya.

Menurut Hevy, Coklit sudah dimulai sejak 15 Juli lalu, dan Sabtu ini program dari KPU RI melakukan coklit serentak kepada tokoh masyarakat di daerahnya masing-masing.

“Untuk Kendal kami melakukan coklit kepada tujuh tokoh masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kendal Mirna Annisa berharap, seluruh warga Kendal yang telah memiliki hak pilih tidak ada yang ketinggalan dilakukan coklit.

Bupati juga berharap agar masyarakat menggunakan hak pilihnya dengan sebaik-baiknya di Pilkada Kendal 2020 nanti.

“Jangan sampai lewatkan pesta demokrasi, gunakan hak pilihnya semerdeka-merdekanya dengan baik,” harapnya.

Sementara itu Ketua DPRD Kendal, Muhammad Makmun mengajak masyarakat untuk mensukseskan Pilkada 2020.

“Pastikan terdaftar jadi pemilih. Gunakan hak suara tanggal 9 desember 2020 nanti. Jangan golput dan pilih pemimpin ya amanah,” ungkapnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.