in

Ini 8 Arahan Bupati Kendal Dalam Pemberlakuan PPKM Darurat

Ilustrasi corona.

 

HALO KENDAL – Menindaklanjuti Instruksi Mendagri Nomor 15 tahun 2021, mengenai Pemberlakuan PPKM Darurat di Jawa dan Bali, 3 – 20 Juli 2021, Pemkab Kendal akan meemberlakukan beberapa aturan di wilayahnya.

“Saya mengambil tindakan cepat untuk mempersiapkan PPKM Darurat di Kabupaten Kendal,” tulis Dico M Ganinduto, Bupati Kendal, dalam akun pribadinya, Jumat (2/7/2021).

Tentu, lanjut Dico, perlu adanya sosialisai kepada masyarakat, serta penyesuaian dengan situasi dan kondisi Kendal saat ini.

“Terdapat delapan arahan khusus dari saya, terkait PPKM darurat. Selain itu, saya juga akan melanjutkan percepatan vaksinasi di Kendal,” kata Dico.

Adapun 8 arahan khusus dari Bupati Kendal yaitu;

1. Rapid tes antigen secara acak sebanyak 2095 per hari, yang dilakukan di seluruh puskesmas secara gratis.

2. Sentra vaksinasi di empat zona, dengan kapasitas 5.000 vaksin/hari dan vaksinasi kepada penduduk usia 12 tahun keatas.

3. Imbauan untuk warga agar di rumah saja setiap hari Sabtu – Minggu.

4. Transportasi umum boleh beroperasi dengan batasan maksimal kapasitas 50%, dengan prokes ketat dan hanya boleh beroperasi sampai pukul 21.00 WIB.

5. Pasar tradisional dibuka hanya sampai pukul 10.00 WIB dan diliburkan setiap Jumat untuk penyemprotan disinfektan.

6. Pusat perbelanjaan, supermarket, minimarket, toko, dsb, boleh buka sampai pukul 19.00 WIB dengan kapasitas 50%.

7. (Masih diusulkan) Penutupan akses jalan mulai pukul 22.00 – 06.00 WIB, di antaranya, di Pintu Tol Kendal dan Tol Weleri, akses perkotaan Kaliwungu dari arah timur (perbatasan Semarang), akses perkotaan Weleri dari barat (perbatasan Batang) dan akses jalan Tentara Pelajar (tembus).

8. Hajatan pernikahan dilarang. Akad nikah diperbolehkan, dengan batasan maksimal 20 orang. Dengan syarat lain, tidak boleh makan minum di tempat, makanan dibawa pulang dan tertutup, seluruh peserta akad wajib swab antigen dengan hasil negatif 2 x 24 jam. (HS)

Share This

PPKM Darurat Di Kota Semarang: Mal Tutup, Restoran Tidak Boleh Makan di Tempat, Pemkot Siapkan Sembako

Pemkab Rembang Hentikan Proses Perekrutan Perangkat Desa