in

Industri Jasa Keuangan di Kota Tegal Vaksinasi 1.770 Orang

Wali Kota Tegal, H Dedy Yon Supriyono meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di halaman RSI Harapan Anda. (Foto : Tegalkota.go.id)

 

HALO TEGAL – Industri jasa keuangan di Kota Tegal, Bank Indonesia, serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dengan menggandeng RSI Harapan Anda, menggelar vaksinasi massal dengan target 1.770 orang. Peserta terdiri atas pimpinan, karyawan, nasabah, serta masyarakat umum.

Wali Kota Tegal, H Dedy Yon Supriyono yang hadir memantau kegiatan di halaman RSI Harapan Anda itu pun, memberikan apresiasi. Kegiatan ini bisa menjadi contoh peran serta swasta dan masyarakat dalam melawan pandemi Covid-19.

Dedy Yon menyampaikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal saat ini tengah melakukan upaya percepatan vaksinasi, pihaknya akan membuka gerai-gerai vaksinasi agar bisa lebih banyak menyerap masyarakat untuk divaksin.

Seperti dirilis laman resmi Pemkot Tegal, Wali Kota menyampaikan dari lebih kurang 287.000 jiwa penduduk Kota Tegal, yang masuk dalam daftar penerima vaksin yang berumur 12 tahun sampai 102 tahun sejumlah 221.000 jiwa.

“Alhamdulillah sasaran yang sudah divaksin di Kota Tegal sudah ada 80.000 jiwa dan kita masih punya 130.000 jiwa yang belum divaksin. Dalam jangka waktu sampai akhir Oktober 2021 kita mentargetkan 98 persen. Kecuali bagi mereka yang tidak bisa atau layak divaksin secara permanen,” tutur Wali Kota Tegal.

Person In Charge (PIC) Vaksinasi Industri Jasa Keuangan Kota Tegal, sekaligus Kepala Cabang BNI Tegal, Richard Dahlan menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan bisa memvaksin 1.770 orang dalam waktu empat hari.

“Kami menargetkan 1.770 orang untuk divaksin, yang dilaksanakan selama 4 hari, hari pertama sebanyak 450 orang, pelaksanaan hari kedua 550 orang, hari ke tiga 550 orang dan hari ke empat 220 orang,” ujar Richard Dahlan.

Richard menyampaikan target utama adalah untuk karyawan industri jasa keuangan. Selanjutnya vaksinasi ditujukan kepada para nasabah dan selain itu juga untuk masyarakat luas.

Richard berharap pelaksanaan program vaksinasi ini bisa terserap maksimal dan alokasi untuk program vaksinasi bisa diperbanyak.

Kepala Kantor Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tegal, Ludy Arliyanto menyampaikan bahwa program vaksinasi yang dilakukan industri jasa keuangan ini, merupakan bentuk nyata dukungan untuk percepatan vaksinasi yang dilaksanakan Pemkot Tegal.

“Pemulihan ekonomi menjadi tidak berarti, jika setiap hari kita mendengar jumlah yang terinfeksi Covid-19 naik. Vaksinasi ini merupakan upaya kita untuk menciptakan kekebalan kelompok untuk membantu pemulihan ekonomi,” kata dia. (HS-08)

Share This

Budi Daya Vaname Berhasil, Kelompok Tani Desa Depok Punya Modal untuk Bangkit

Ruang Tahanan Di Polrestabes Semarang Over Kapasitas, Ini Penyebabnya