in

Indonesia Terima 500 Ribu Dosis Vaksin Janssen dari Pemerintah Belanda

Kedatangan vaksin Janssen (Johnson and Johnson) sejumlah 500 ribu dosis, melalui Bandar Udara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (11/09). (Foto : Setkab.go.id)

 

HALO SEMARANG – Untuk kali pertama, Indonesia menerima vaksin Janssen (Johnson & Johnson) sejumlah 500 ribu dosis, melalui Bandar Udara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (11/09).

“Ini adalah kedatangan dukungan kerja sama Belanda yang ketiga kalinya. Sebelumnya, Indonesia telah menerima 657 ribu dosis vaksin AstraZeneca dari Belanda, sebagai bagian komitmen dose-sharing dari Belanda sebanyak tiga juta dosis,” kata Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno LP Marsudi, dalam keterangan pers menyambut kedatangan vaksin Covid-19 tahap ke-56.

Dalam keterangan pers yang juga dihadiri oleh Duta Besar (Dubes) Kerajaan Belanda untuk Indonesia Lambert Grijns ini, Menlu RI pun menyampaikan apresiasi atas dukungan penanganan pandemi Covid-19 yang diberikan oleh Pemerintah Belanda.

“Atas nama Pemerintah Indonesia, saya ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Pemerintah Belanda atas solidaritas dan persahabatannya,” kata Menlu Retno.

Sementara itu, Dubes Kerajaan Belanda untuk Indonesia Lambert Grijns menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengiriman vaksin ke Indonesia secara bertahap dengan total sebanyak lebih kurang tiga juta dosis.

Pemerintah Kerajaan Belanda, imbuhnya, sangat senang dapat mendukung Indonesia dalam upaya untuk memvasinasi sebanyak dan secepat mungkin warga negaranya.

“Akan ada lebih banyak pengiriman vaksin dalam minggu-minggu mendatang sehingga total vaksin yang disumbangkan menjadi setidaknya tiga juta dosis,” ujar Dubes Belanda.

Selain vaksin, Belanda juga mengirimkan dukungan penanganan pandemi berupa alat pelindung diri (APD). Grinjs mengungkapkan, kapal yang membawa bantuan tersebut telah bertolak dari Pelabuhan Rotterdam minggu lalu dan akan tiba di Jakarta dalam beberapa minggu ke depan.

“Saya berharap donasi yang kami berikan akan membantu rakyat Indonesia. Indonesia memiliki tempat berarti di hari kami,” pungkasnya.

Sebelumnya, pada tanggal 7 September 2021 lalu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menerbitkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) bagi vaksin Covid-19 dengan merek Janssen Covid-19 Vaccine.

Indikasi penggunaan jenis vaksin ini adalah untuk pencegahan Covid-19 yang disebabkan oleh SARS-CoV-2 pada orang berusia 18 tahun ke atas, dengan pemberian sekali suntikan atau dosis tunggal sebanyak 0,5 ml secara intramuscular. Janssen Covid-19 Vaccine adalah vaksin yang dikembangkan oleh Janssen Pharmaceutical Companies dengan platform Non-Replicating Viral Vector menggunakan vector Adenovirus

Sebelumnya,

Pemerintah terus mencukupi kebutuhan vaksin untuk program vaksinasi di Indonesia. Terbaru, pemerintah menerima lagi kiriman vaksin AstraZeneca pada Rabu 8 September 2021, sebanyak 500 ribu dosis.

 

Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito, menyatakan vaksin Covid-19 yang terus datang ke Indonesia, merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan ketersediaan vaksin di dalam negeri.

“Dengan demikian, program vaksinasi dapat berjalan secara merata di Indonesia dan dapat melindungi masyarakat dari penularan Covid-19,” kata Wiku.

Selain itu, dalam beberapa waktu mendatang, pemerintah Indonesia akan menerima beberapa jenis vaksin lainnya. Seperti Pfizer sebanyak 639.990 dosis vaksin AstraZeneca yang datang dalam 2 tahap masing-masing 615 ribu dosis dan 358.700 dosis serta vaksin Johnson and Johnson.

“Pemerintah juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang antusias dalam mengikuti program vaksinasi,” pungkas Wiku.(HS-08).

Share This

Masyarakat Diminta Waspadai Situs Palsu Serupa Peduli Lindung

PPKM Level 2, Polres Banjarnegara Gelar Vaksinasi Massal hingga Bagikan Bantuan