Imbas dari Mudik Awal Lebaran, Dinkes: Jumlah Kasus Positif di Kota Semarang Bertambah

Kepala Dinkes Kota Semarang, Moh Abdul Hakam.

 

HALO SEMARANG – Imbas adanya pemudik yang melakukan perjalanan lebih awal sebelum larangan mudik libur Lebaran diberlakukan pemerintah pusat dari berbagai daerah, ikut menambah jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Semarang.

Menurut data dari Dinas Kesehatan Kota Semarang, ritual tahunan yakni berupa mudik Lebaran sejak satu pekan ini terlihat jumlah kasus virus corona di Kota Semarang menjadi meningkat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Moh Abdul Hakam mengatakan, peningkatan jumlah kasus positif virus corona dari luar Kota Semarang ada 30 persen. Jumlah ini seperti jumlah pasien yang positif yang diisolasi di Rumah Dinas Wali Kota Semarang.

“Ini dari tanggal 11 -17 April 2021, sejak satu pekan ini,” terang Hakam, Senin (19/4/2021).

Mereka yang terkonfirmasi positif, kata Hakam, memang mayoritas yang melakukan perjalanan.

“Baik perjalanan melalui jalur transportasi darat, laut maupun udara. Begitu juga imbas dari libur cuti nyadran pada awal April 2021 lalu, selama tiga hari juga menambah kasus positif di Kota Semarang,” katanya.

Selain, moment cuti nyadran, lanjut Hakam, yang juga harus diantisipasi, yakni masa libur Lebaran dan PTM. Imbasnya, membuat keluarga yang didatangi pemudik ikut memiliki risiko tinggi tertular virus Covid-19.

“Peningkatan kasus terkonfirmasi positif ini terlihat dari jumlah seluruh tempat tidur di rumah sakit dan rumah dinas Wali Kota Semarang yang sempat hanya terisi 20 persen, sekarang naik lagi menjadi 30 persen,” terangnya.

“Sementara ini petugas Puskesmas saya perintahkan untuk melakukan tracking kepada keluarga yang bersangkutan, terutama jika ada keluarganya berasal dari luar kota tapi domisilinya Kota Semarang untuk lakukan tracking ke sana. Hasil tracking yang terkena rata-rata ternyata tidak satu atau dua orang, tapi lebih,” sambungya.

Sementara itu, data dari web siagacorona.semarangkota.go.id, hingga Senin (19/4/2021) pukul 13.30 WIB, jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Semarang total ada 34.770 orang.

Kasus terkonfirmasi yang dirawat total ada 322 orang. Terdiri dari 228 warga kota Semarang, dan 94 warga luar kota Semarang. Sedangkan kasus meninggal Covid-19, total sebanyak 2.691 orang.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.