in

Iduladha, Pilih Hewan Kurban yang Memenuhi Syarat

Foto : Tegalkab.go.id

 

HALO TEGAL – Bagi umat Islam, Iduladha memiliki makna penting. Selain ibadah, Iduladha juga memiliki makna sosial, yakni melalui pemberian daging kurban kepada sesama. Ibadah kurban bertujuan untuk menghilangkan sikap egoisme, nafsu serakah, dan sifat individual dalam diri seorang muslim.

Karena itulah dalam menjalankan ibadah ini, umat Islam harus memilih hewan kurban yang benar-benar memenuhi syarat. Seperti dirilis Tegalkab.go.id, terdapat sejumlah syarat yang harus dipenuhi dalam memilih hewan kurban, agar ibadah menjadi sempurna.

Dilihat dari jenisnya, hewan yang dapat dijadikan sebagai kurban adalah ternak unta, sapi, kerbau, kambing atau domba.

Usia hewan ternak yang akan dijadikan hewan kurban, sudah mencapai umur minimal. Untuk minimal berumur lima tahun dan telah masuk tahun keenam, sapi minimal berumur dua tahun dan telah masuk tahun ketiga, kambing jenis domba atau biri-biri berumur satu tahun, dan kambing biasa minimal berumur satu tahun dan telah masuk tahun kedua.

Untuk kondisi ternak yang akan dijadikan hewan kurban, haruslah tanpa cacat. Karena itulah jika masyarakat ingin membeli sendiri hewan ternak untuk kurban, harus benar-benar teliti.  Jangan sampai memilih hewan yang buta, sakit,  pincang, atau sangat kurus. Bahkan kalau perlu,  memilih hewan yang sudah mendapatkan sertifikat kesehatan dari instansi yang berwenang.

Apabila saat pemotongan hewan kurban ditemukan hati yang terdapat cacing hati (Fasiola hepatica), bagian tersebut disarankan untuk dibuang. Bagian lain dapat dikonsumsi, setelah melalui proses memasak hingga matang (disarankan untuk tidak mengolah dalam bentuk sate).

Hewan kurban harus dimiliki sendiri, artinya tidak boleh hasil warisan atau hewan milik orang lain yang diperoleh dengan cara tidak sah, seperti mencuri, menipu, atau hewan yang masih dalam agunan alias gadai.

Untuk waktu penyembelihan, harus sesuai dengan waktu yang ditentukan oleh syariat Islam, yakni pada 10 Dzulhijjah, setelah selesai menjalankan shalat Idul Adha, hingga terbenam matahari pada tanggal 13 Dzulhijjah. (HS-08)

Share This

Satwa Langka, dari Burung Kasuari hingga Kakatua Dikembalikan ke Habitatnya

Kemenag-Kemenperin Sosialisasikan Sertifikasi Halal bagi IKM Pangan