Ibadah Ramadan, Wali Kota Tegal Minta Masyarakat Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Sumber : Tegalkota.go.id

 

HALO TEGAL – Wali Kota Tegal H Dedy Yon Supriyono SE MM meminta masyarakat di Kota Tegal, tetap mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19, ketika menjalankan ibadah di bulan Ramadhan 1442 Hijriyah.

‘’Saya minta masyarakat untuk menggunakan masker bila di luar rumah. Lakukan physical distancing, cuci tangan dengan sabun yang disediakan di masjid dan mushala,’’ kata Wali Kota, seperti dirilis Tegalkota.go.id.

Dedy Yon juga mengimbau masyarakat melaksanakan sahur dan berbuka puasa di rumah. Masyarakat tidak perlu menggelar acara sahur “on the road” atau kegiatan buka bersama yang mengundang banyak orang.

Hal tersebut sesuai Surat Edaran Kemenag No 03 Tahun 2021. Sahur dan buka puasa bersama hanya boleh paling banyak 50% kapasitas ruangan dan hindari kerumunan.

Terkait kegiatan di masjid atau mushala, Wali Kota mengimbau dilakukan pembatasan jamaah, yakni paling banyak 50 persen dari kapasitas tempat ibadah. Jamaah juga harus menerapkan protokol kesehatan, serta membawa sajadah dan mukena masing-masing.

Kemudian pengajian, ceramah Ramadhan, dan kuliah subuh paling lama dengan durasi 15 menit.

Selanjutnya pengurus dan pengelola masjid atau mushala menerapkan protokol dan melakukan disinfektan secara teratur.

Sementara vaksinasi Covid-19 dalam rangka ikhtiar agar tidak tertular virus Covid-19, dapat dilakukan di bulan Ramadhan sesuai fatwa MUI No. 13 Tahun 2021. Sedangkan kegiatan pengumpulan dan penyaluran Zakat, Infaq, dan Shodaqoh (ZIS) memperhatikan protokol kesehatan dan menghindari kerumunan massa.

‘’Mari jadikan Ramadhan ini sebagai ajang instropeksi diri dan evaluasi sehingga kita semakin takwa dan tawadu, mohon ampun atas segala dosa sehingga kita menjadi fitrah nantinya atau menggapai derajat mutaqin,’’ ujar Wali Kota.

Bagi pelaku usaha, Dedy Yon berharap agar mengikuti aturan Pemerintah Kota Tegal, khusus bagi pelaku usaha kuliner untuk tidak membuka dagangan secara terang-terangan.

‘’Jangan ada penjualan petasan yang bisa menganggukekhusyuan ibadah Tarawih. Bangun pengertian antar warga sehingga Kota Tegal yang sedang giat membangun tidak terganggu oleh kegiatan yang kontra produktif. Jadikan momentum bulan suci Ramadhan 1442 Hijriyah ini jadi perekat persatuan dan persatuan sesama warga,’’ pungkas Wali Kota.

Terakhir, shalat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H/2021 M, dapat dilaksanakan di masjid atau lapangan terbuka dengan protokol kesehatan secara ketat. (HS-08)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.