in

HUT UUPA Ke 61, Program Biaya PTSL di Kendal Menjadi Sorotan

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto dan Kepala Kantor ATR/BPN Kendal Agung Taufik Hidayat saat diwawancarai wartawan.

 

HALO KENDAL – Dalam rangka pelaksanaan upacara memperingati HUT Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA) ke-61, Kantor ATR/BPN Kabupaten Kendal menggelar upacara yang dilaksanakan di Halaman Kantor Pertanahan Kendal, Jumat (24/9/2021).

Upacara peringatan dihadiri Bupati Kendal Dico M Ganinduto didampingi Sekda Kendal, Moh Toha dan Kepala ATR/BPN Kabupaten Kendal, Agung Taufik Hidayat.

Usai acara ramah tamah, Bupati Kendal, Dico M Ganinduto kepada wartawan mengatakan, dengan peringatan UUPA ini diharapkan khususnya untuk aset-aset milik pemda bisa terselamatkan dan bisa tersertifikasi.

“Ke depannya bisa bermanfaat bagi kepentingan masyarakat umum agar perekonomian di Kabupaten Kendal bisa lebih baik lagi. Karena yang terpenting adalah penguasaan aset yang bisa dimanfaatkan lagi kedepannya,” kata Bupati.

Dico menambahkan, terkait beberapa kasus Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang beragam, dirinya meminta pengawasannya bisa lebih ketat lagi karena sudah menjadi arahan dari Menteri terkait.

“Harapannya ke depan kita bisa lebih perketat. Kita juga akan berkoordinasi dengan BPN Kendal, agar hal-hal yang meresahkan masyarakat tersebut tidak terjadi lagi. Kita sebagai pemerintah juga harus bisa memastikan ini bisa terfasilitasi sesuai dengan ketentuan yang ada,” ungkap Bupati.

Di tempat yang sama, Kepala Kantor ATR/BPN, Agung Taufik Hidayat menambahkan, target PTSL di Kabupaten Kendal mencapai 65.433.

Menurutnya, selain PTSL juga ada redistribusi sebanyak 200 bidang yang kemarin diserahkan kepada masyarakat. Selain itu juga sertifikasi pelaku UMKM juga 200 bidang.

“Kemudian kita juga mensertifikatkan aset-aset BUMN, di antaranya PLN dengan 133 bidang dan aset pemda sendiri dengan 100 bidang. Ke depannya kita akan meningkatkan sinergitas dengan pemda dan merapatkan diri dengan masyarakat, terkait dengan sosialisasi PTSL, sehingga tidak ada lagi penarikan diatas ketentuan,” terang Agung.

Di hari ulang tahun UUPA yang ke 61 ini, menurutnya ini sejalan dengan semangat percepatan pemulihan ekonomi nasional, ke depannya sistem pelayanan akan dilakukan secara elektronik (online).

Dijelaskan, hari ini BPN juga diluncurkan sistem pendaftaran secara online melalui aplikasi “Loketku”.

“Dengan adanya layanan elektronik ini, maka masyarakat lebih yakin mengenai kelengkapan berkasnya sebelum datang ke kantor pertanahan. Pelayanan pertanahan secara elektronik ini nantinya akan meningkatkan efisiensi waktu, biaya dan transparansi pelayanan,” jelasnya.

Sebagai penutup, Agung menambahkan, ke depannya terkait alih media, sertifikat-sertifikat yang sudah terbit ini adalah targetnya tanah-tanah aset pemerintah.

“Dari beberapa sertifikat nantinya akan menjadi satu lembar sertifikat elektronik. Dan yang menjadi pilot project adalah aset-aset BPN dan pemerintah. Seluruh bidang tanah di Kendal ada 568 ribu, sedangkan yang terdaftar ada 438 ribu, dan ini harus dibuat data elektroniknya,” pungkas Agung.(HS)

Share This

Survei 345 IMK di Kota Pekalongan, BPS Turunkan 15 Pendata

Temukan Pelanggaran saat Sidak di SMKN 1 Tengaran, Ganjar: Perbaiki Sekarang Atau Kembali Daring!