in

HUT PMI ke-76, PMI Surakarta Luncurkan Mobil Jenazah Alphard

Acara bedah buku yang digelar PMI Surakarta dalam memperingati HUT PMI ke-76.

 

HALO SURAKARTA – HUT ke-76 Palang Merah Indonesia (PMI) pada 17 September 2021 ini mengambil tema ‘Bergerak Bersama untuk Sesama’ dengan harapan terlepas dari pandemi. Berbagai daerah memperingati dengan berbagai kegiatan, salah satunya PMI Surakarta.

CEO PMI Surakarta, Sumartono Hadinoto mengatakan, pada momen HUT tahun ini, PMI Surakarta mengawali dengan acara jalan sehat dan bedah buku. Selain itu juga meluncurkan mobil jenazah baru.

Yang menarik, kendaraan jenazah tersebut menggunakan mobil mewah, yakni Toyota Alphard keluaran tahun 2021.

‘’Surat-surat dan perizinannya sudah keluar bulan Agustus lalu dan hari ini kita luncurkan,” kata Sumartono, yang juga menjabat sebagai Sekretaris PMI Surakarta, melalui pers rilis yang diterima halosemarang.id, Jumat (17/9/2021).

Dikatakan, rangkaian peringatan HUT PMI tahun ini, PMI Surakarta menggelar sosialisasi tujuh prinsip dasar kemanusiaan dari PMI Provinsi Jawa Tengah, sekaligus pelantikan pengurus kecamatan.

Dalam sosialisasi tersebut, Sekretaris PMI Jateng, Aji Samekto menyebut, bahwa PMI Surakarta adalah yang terlengkap program-program kemanusiaannya.

“Menurut Prof Aji, selain adanya Politeknik Akademi Teknologi Bank Darah Suarkarta (Akbara), PMI Surakarta adalah yang terlengkap program-programnya,” kata Sumartono.

Namun dirinya berpesan kepada pengurus dan segenap staf serta karyawan, bahwa yang bisa menilai kinerja PMI adalah orang lain.

“Jika orang luar sudah menilai bagus, kita jangan sampai terlena. Kalau terlena sewaktu-waktu kita bisa merasa biasa-biasa saja. Kalau sekarang dianggap luar biasa ya kita harus mempertahankan keluarbiasaan tersebut,” ungkap Sumartono.

Di ulang tahun ke-76 ini dirinya juga mengajak untuk refleksi diri di kepengurusan yang sudah 16 tahun dan tahun ini periode keempat.

“Di kepengurusan Pak Santo (Susanto Tjokrosoekarno-red) yang sudah berjalan empat periode ini, menjadikan PMI Surakarta sebagai Golden Periode. Inilah yang menurut saya, kita harus merefkeksikan diri,” jelas Sumartono.

Ia juga menyampaikan harapan bersama, di HUT PMI ke-76 ini, sebagai momen untuk merefleksi diri, apa yang sudah diberikan dan dilakukan untuk PMI.

“Pak Ketua berpesan, bahwa kita harus mengikuti falsafah Fastabiqul Khoirot. Yang artinya, berlomba-lombalah dalam berbuat kebajikan,” imbuh Sumartono.

Sebagai penutup, Sumartono mengaku, bahwa Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla pernah berpesan kepada pengurus dan segenap staf serta karyawan, untuk terus mempertahankan PMI Surakarta, sebagai yang terbaik di Indonesia.

“Saya ingat pesan pak Jusuf Kalla, PMI Surakarta satu-satunya yang tidak mengandalkan subsidi APBD dan tidak mengadakan bulan dana. Semua pekerja kami tidak menerima gaji dan bekerja dengan hati,” pungkas Sumartono.(HS)

Share This

Kualitas Lebih Bagus Dari Sebelumnya, Harga Tembakau di Kendal Capai Rp 38 Ribu Per Kilogram

Rembang Tercepat Ke 2 Dalam Pendataan SDGs, Menteri PDTT Beri Penghargaan