in

HUT Ke-175 Boyolali, Tiga Dalang Cilik Bawakan Lakon Wahyu Mangkuthoromo

Bupati Boyolali, M. Said Hidayat menyerahkan tokoh wayang kepada dalang Ki Margono. (Foto : Boyolali.go.id)

 

HALO BOYOLALI – Tiga dalang cilik, yakni Yesaya Abimanyu Pradipta dari TK Immanuel, Radite Hanung Putra Eris Sandi dari SD Santo Fransiskus dan Fathir Narendra Widhitama dan SD Negeri 5 Boyolali, Sabtu (11/6/2022) pagi tampil membawakan lakon Wahyu Mangkuthoromo, dalam pergelaran wayang kulit, untuk memeriahkan Hari Jadi Ke-175 Kabupaten Boyolali.

Pentas wayang kulit ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa, di Alun-alun Kidul Boyolali, Kamis (9/6/2022) malam hingga Jumat (10/6/2022) dini hari.

Dalam pergelaran yang malam itu disiarkan secara langsung, oleh Radio Merapi FM Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Boyolali itu, tampil Ki Margono, yang membawakan lakon Jimat Kalimasodo.

Bupati Boyolali, M Said Hidayat, saat membuka acara menyerahkan wayang secara simbolis kepada dalang Ki Margono.

“Ini salah satu kegiatan untuk memperingati Hari Jadi Ke-175 Kabupaten Boyolali,” kata Bupati, seperti dirilis Boyolali.go.id.

Pentas wayang kulit yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Boyolali itu, akan ditutup oleh dua dalang remaja yakni Ki Fajar Suratmaja dan Ki Yoyok Prasetyo, Sabtu (11/6/2022) malam, dengan mengambil cerita Pandanarang.

Kepala Disdikbud Kabupaten Boyolali, Darmanto menjelaskan bahwa pagelaran wayang kulit tersebut merupakan salah satu untuk nguri uri budaya di tengah modernisasi yang sangat cepat.

“Untuk melestarikan dan nguri uri kebudayaan warisan dari para leluhur kita,” kata Darmanto.

Selain untuk nguri uri kebudayaan, gelaran wayang tersebut juga untuk memberikan hiburan kepada masyarakat Kabupaten Boyolali. Serta, memberikan ruang pada dalang wayang untuk tampil kembali setelah vakum beberapa waktu akibat pandemi Covid-19 yang melanda. (HS-08)

DPRD Boyolali Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2021

150 Pemuda Jateng Ikuti Kemah Kebangsaan di Karanganyar