in

Hunian Overload, Puluhan Napi di Lapas Semarang Dipindahkan

Pemindahan puluhan narapidana ke beberapa Lapas di Wilayah Jawa Tengah dan Nusakambangan untuk mengurangi overload hunian Rabu (28/4/2021).

 

HALO SEMARANG – Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas I memindahkan 58 narapidana dengan tujuan untuk mengurangi overload hunian ke beberapa Lapas di Wilayah Jawa Tengah dan Nusakambangan pada Rabu (28/4/2021).

Kegiatan ini dikawal langsung oleh petugas Lapas serta petugas dari Polsek Ngaliyan dan beberapa anggota Koramil Ngaliyan. Pemindahan dilaksanakan sesuai dengan Standar Operasional dan Prosedur (SOP) yang berlaku dengan menggunakan bus besar.

Kepala Lapas Semarang, Supriyanto menjelaskan, bahwa pelaksanaan redistribusi 58 narapidana ke sejumlah Lapas di Jateng meliputi 18 narapidana ke Lapas Karanganyar, 15 narapidana ke Rutan Batang, 15 narapidana ke Lapas Slawi, serta 10 narapidana ke Lapas Brebes.

Selain itu pemindahan narapidana ini juga menindaklanjuti surat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Tengah, tentang Pemindahan Narapidana dalam rangka pembinaan, keamanan dan pengurangan over kapasitas.

“Saat ini kondisi Lapas Semarang sangat over kapasitas. Dengan kapasitas hunian 663 orang, per hari ini penghuni mencapai 1.706 orang yang terdiri dari narapidana dan tahanan,” ucap Supriyanto.

“Selain itu pemindahan ini juga bertujuan untuk memutus mata rantai jaringan narkoba yang diindikasi oleh keterlibatan narapidana,” tambahnya.

Kemudian, lanjut Supriyanto, dia menerangkan terkait kekuatan regu pengamanan terdapat 13 petugas setiap regu jaga. Menurutnya ini sangat tidak seimbang antara petugas dengan jumlah penghuni saat ini.

Namun dengan segala keterbatasan jumlah petugas yang ada, Lapas Semarang berkomitmen untuk selalu semangat dalam melaksanakan pekerjaan dan memberikan pelayanan yang maksimal kepada narapidana. Serta selalu berkomitmen untuk perang melawan narkoba.(HS)

Share This

Bank Jateng dan Kejati Jalin Kerja Sama Bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara

Pemkot Tambah Jumlah Embung dan Kolam Retensi, Kurangi Dampak Banjir dan Kekeringan