in

Humas Polda Jateng Upgrade Kemampuan Intelijen Media

Pelatihan Inteligence Media Management yang diikuti 65 perwakilan dari seluruh jajaran Bidhumas Polda Jateng di Hotel Hotel Horizon Inn Alaska, Semarang, Kamis (25/11/2021), /dok : Humas Polda Jateng

 

 

HALO SEMARANG – Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah (Jateng) menggelar pelatihan Inteligence Media Management yang diikuti 65 perwakilan dari seluruh jajaran Polda Jateng di Hotel Hotel Horidzon Inn Alaska, Semarang, Kamis (25/11/2021).

Pelatihan ini, menghadirkan langsung narasumber dari Divisi Humas Mabes Polri, dan Konsultan Komunikasi dan Humas terkemuka, Iwan Maskun.

Materi yang disampaikan yaitu Inteligence Media Management (IMM), Inteligence Perception Analysis (IPA), Social Media Profiling (SMP) serta materi tentang pengelolaan informasi di media sosial dan daring.

Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menyampaikan, selain materi, analisis dan kajian strategis dilakukan untuk mewujudkan strategi aksi yang PRESISI.

Dia mengungkapkan, derasnya arus berita di media sosial maupun daring adalah tantangan yang dihadapi saat ini. Selain tugas Humas Polri adalah membuat opini positif Polri, pengelolaan berita yang baik dan menggiatkan patroli siber perlu dilakukan.

“Sepanjang 2020 patroli siber yang dilaksanakan Polda Jateng dan jajaran menemukan 7.128 konten negatif di media sosial terkait provokasi, hoaks, SARA, hate speech, radikalisme serta terorisme. Sedang pada tahun 2021, sampai Oktober kita temukan 5.012 konten serupa,” katanya seperti keterangan resminya yang diterima halosemarang.idKamis (25/11/2021).

Besarnya unggahan itu membutuhkan penanganan serius melalui analisis media dan membuat profil media sosial. Kegiatan-kegiatan ini dilaksanakan secara manual maupun lewat aplikasi daring.

Dia menambahkan, aplikasi IMM merupakan wadah pengumpulan berita, opini dan sentimen masyarakat yang telah diatur informasinya. Dengan demikian, Polri secara mudah memahami situasi yang berkembang, menganalisis isu serta kegiatan lain yang dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan pimpinan Polri dalam mengambil keputusan.

Melalui aplikasi IMM juga, Polri dapat mengetahui opini publik, perbincangan utama yang berkembang di masyarakat, trending topic serta dapat memetakan isu lokal, nasional hingga internasional.

“Dalam kurun lima tahun ini, Humas Polda Jateng sudah berkontribusi besar dalam mitigasi isu-isu negatif terkait Polri maupun pemerintah,” ungkap Iqbal.

Selain sebagai juru bicara, fungsi humas seperti kemampuan mengelola dan menganalisa isu yang berkembang perlu diasah mengikuti perkembangan teknologi informasi.

“Dengan kemampuan personil yang meningkat, diharapkan hoaks dan konten negatif lainnya dapat dipetakan dan diantisipasi sedini mungkin. Dengan demikian masyarakat dapat memperoleh informasi yang benar dan stabilitas Kamtibmas dapat terjaga,” imbuhnya. (HS-07)

Share This

Kapolri Minta Jajarannya Fokus Cegah Lonjakan Covid-19 saat Libur Natal dan Tahun Baru

PTM Terbatas di Kota Semarang Jadi Enam Jam Pelajaran