in

Hujan Seharian, Beberapa Wilayah di Kendal Tergenang

Genangan banjir di Desa Manggungsari Weleri, Selasa (19/1/2021).

 

HALO KENDAL – Setidaknya sembilan desa di lima kecamatan di wilayah Kabupaten Kendal tergenang banjir. Banjir diakibatkan limpasan sungai maupun derasnya hujan yang mengguyur Kabupaten Kendal, sejak Senin sore (18/1/2021) hingga Selasa siang (19/01/2021).

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kendal, lima kecamatan yang wilayahnya banjir yakni Brangsong, Ngampel, Rowosari, Weleri, dan Kota Kendal.

“Di Kecamatan Brangsong desa yang terendam Tosari dan Sidorejo. Sedangkan Kecamatan Ngampel di Desa Sudipayung,” kata Pelaksana BPBD Kendal, Sigit Sulistyo, Selasa (19/1/2021).

Daerah lain yang terkena banjir yakni Dusun Traju, Desa Manggungsari, Weleri dan Desa Gempolsewu, Kecamatan Rowosari. Banjir di dua kecamatan ini mencapai ketinggian antara 20-50 centimeter.

“Kalau rata-rata ketinggian air antara 10-50 centimeter dan itu akibat limpasan dari saluran dan sungai,” imbuh Sigit.

Saat ini belum ada laporan warga yang mengungsi karena air akan surut jika debit saluran atau sungai menyusut.
Sedangkan luapan sungai Kendal juga berdampak di kelurahan yang berada di sepanjang sungai tergenang.

“Yang paling parah ada di Kelurahan Kebondalem dan Pegulon. Bahkan permukiman warga di Pegulon sudah menjadi langganan banjir jika hujan deras dan sungai meluap,” jelas Sigit.

Salah seorang warga Kelurahan Pegulon, Suniah membenarkan, jika di daerahnya sudah menjadi langganan banjir.

“Jika hujan deras dan sungai luber pasti banjir,” ungkapnya.

Sementara, di kompleks Kantor Bupati, mesin pompa dikerahkan untuk mengurangi genangan termasuk saluran. Hal ini dilakukan agar tidak banjir, karena wilayah tersebut kerap digenangi air.(HS)

Share This

Musim Hujan, Warga Kendal Diminta Waspada Bencana Alam

Hendi Klaim Pasien Penderita Covid-19 Tiap Hari Turun