in

Horison Nindya Tawarkan Paket Lunch Box dengan Menu Andalan Saat PPKM Darurat

Salah satu menu andalan Paket Lunch Box di Hotel Horison Nindya Semarang.

 

HALO SEMARANG – Ada yang berbeda di Hotel Horison Nindya Semarang saat masa pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Dengan adanya pembatasan ini, dalam hal pelayanan kepada para tamu hotel maupun pelanggannya praktis juga harus menyesuaikan kondisi. Karena saat ini resto hotel tidak boleh melayani dine in/makan di tempat.

“Kebijakan tersebut tentunya plus minus bagi kami, di sisi lain tamu tidak boleh melakukan aktivitas makan di tempat, yaitu di Santan Resto. Kami hanya melayani room service dan take away, termasuk makan pagi para tamu kami fasilitasi dengan layanan breakfast in room. Ini untuk menghindari kerumunan pada saat makan pagi. Kami juga telah membuat solusi lain dengan menawarkan paket lunch box bagi para pelanggan yang mungkin sedikit kesusahan dalam mencari makan selama masa PPKM darurat ini,” kata Riri Riyanti Marketing Communication (Marcom) Hotel Horison Nindya Semarang, Kamis (15/7/2021).

Tentunya, kata Riri, dengan harga yang bervariatif, beberapa menu ditawarkan.

“Kami tawarkan cukup variatif mulai dari Rp 25.000,- nett/box dan Rp 35.000,- nett/box untuk menu makanan tradisional dan Rp 40.000,- nett/ box untuk menu western food. Dengan berbagai macam varian menu tradisional yang kami tawarkan seperti nasi ayam bakar taliwang, nasi ayam woku, nasi gudeg, nasi bakar cakalang, nasi campur bali, nasi megono dan masih banyak pilihan menu lainnya,” imbuhnya.

“Sedangkan untuk western food kami menawarkan menu andalan kami yaitu korean egg roll, spicy chicken wings BBQ sauce, dan fish finger cornflake. Kami berharap menu-menu ini bisa menjadi salah satu pilihan makan siang para pelanggan, baik untuk mereka yang sedang WFH ataupun mereka yang tetap harus bekerja namun ingin tetap aman di tempat dan terjamin kebersihan makanannya,” sambung Riri.

Selain itu, pihaknya juga melayani sistem berlangganan (mingguan).

“Seperti biasanya kami akan menyiapkan satu sample makanan yang bisa dijadikan tester oleh pelanggan. Dan tak lupa kami juga menyiapkan rotasi menu yang bisa mereka pilih sesuai dengan kebutuhannya,” jelasnya.

Dia berharap dengan cara seperti ini selain mendukung program yang telah ditetapkan oleh pemerintah dengan membatasi mobilitas warga, diharapkan juga bisa membantu mendongkrak revenue hotel.

“Karena bagaimanapun juga PPKM darurat ini secara tidak langsung sangat berimbas akan tingkat hunian hotel. Oleh karena itu kami berharap kesadaran masyarakat khususnya di Kota Semarang untuk taat aturan protokol kesehatan dan segera melakukan vaksinasi. Semoga keadaan seperti ini bisa segera berakhir dan kita bisa hidup lebih baik lagi untuk ke depannya,” harap Riri.(HS)

Share This

Di Semarang, Hipertensi Menempati Peringkat Pertama Penyakit Tidak Menular Paling Berbahaya

Mulai Besok, Tiga Exit Tol Di Kendal Ditutup