in

Himpun Saran untuk Tingkatkan Pelayanan, RSUD Cilacap Gelar Konsultasi Publik

Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs Dian Setyabudi, M.M saat menyampaikan sambutan. (Foto : Cilacapkab.go.id)

 

HALO CILACAP – RSUD Cilacap menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP), Kamis (9/12), untuk mendapatkan saran dan masukan dari masyarakat. Masukan tersebut akan digunakan sebagai acuan dalam merancang, menerapkan, dan mengevaluasi kebijakan, agar pelayanan yang diberikan sesuai harapan masyarakat.

Kegiatan di aula RSUD Cilacap ini, dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs Dian Setyabudi M M, beberapa perwakilan OPD, stakeholder dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Dian mengatakan kegiatan ini sangat penting, untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Komitmen dari Bupati dan jajaran RSUD Cilacap, adalah terus mengembangkan diri, berinovasi, dan memperbaiki pelayanan, sehingga masyarakat terpuaskan,” kata dia, seperti dirilis Cilacapkab.go.id.

Wakil Direktur Bidang Umum dan Keuangan RSUD Cilacap, Hasanuddin SSTP MM menjelaskan, FKP ini merupakan bagian dari RSUD untuk memperoleh pemahaman yang sama dengan masyarakat sebagai pengguna layanan. Selain itu juga untuk mendapatkan solusi tepat, untuk mengatasi setiap permasalahan.

Dalam survei kepuasan masyarakat, RSUD mendapatkan nilai B. Aduan masyarakat melalui kotak saran, media sosial, surat masuk dan hotline service, juga telah ditangani dengan baik. Hal tersebut akan terus dilakukan demi pelayanan terbaik untuk masyarakat.

Pelayanan BPJS

Salah satu permasalahan yang terungkap dalam FKP ini, adalah rujukan dari Fasilitas Kesehatan (Faskes) tingkat pertama ke tingkat berikutnya.

Kepala Bidang Pelayanan Medik, dokter Yuyung Budiwaskito, mengatakan masyarakat pengguna BPJS, sering merasa “dilempar-lempar”, ketika meminta rujukan dari faskes tingkat pertama ke tingkat selanjutnya.

“Ada keluhan dari masyarakat yang merasa dilempar-lempar, terkait rujukan dari faskes  pertama ke faskes berikutnya. Dari Faskes 1 itu ke RS kelas C, baru kalau tidak bisa ke kelas B. RSUD itu di kelas B. Jadi memang ada jenjangnya. Masyarakat harus memahami itu,” jelasnya.

Kemudian untuk Pasien Rujuk Balik atau PRB, dia mengatakan seharusnya setelah pasien dikembalikan dari Faskes 2, Faskes 1 mengawasi atau mengelola selama 3 bulan.

“Tidak langsung dikasih rujukan ke faskes 2 lagi, kecuali keadaan darurat,” lanjutnya.

Di hadapan awak media, Direktur RSUD Cilacap dr Moch Ichlas Riyanto MM, mengatakan bahwa saran dan masukan yang diterima hari ini akan menjadi perbaikan layanan di tahun depan.

“Semua yang kami terima akan menjadi dasar untuk pelaksanaan pelayanan ke depan, seperti pembangunan RTH dan infrastruktur yang memenuhi standar. Kemudian untuk parkir yang saat ini masih dikelola oleh Dishub,  kami juga akan usahakan untuk lebih baik lagi. Dengan demikian harapannya masyarakat bisa nyaman dengan pelayanan kami,” tutupnya. (HS-08)

Dukung Pembangunan Rumah Sehat Baznas, Bupati Brebes Hibahkan Lahan

Bupati Ajak Perguruan Tinggi di Kebumen Ciptakan Peluang Kerja untuk Mahasiswanya