in

Hilangnya 12 ABK Kapal Kargo di Perairan Taiwan, Empat diantaranya Warga Kendal

Ilustrasi kapal tenggelam.

HALO KENDAL – Tenggelamnya Kapal Kargo Xing Sun 01 berbendera Panama di perairan sebelah barat Taiwan pada 31 Oktober 2022 lalu, dari 12 anak buah kapal (ABK) yang masih dalam proses pencairan, empat di antaranya dikabarkan berasal dari Kendal.

Dari pesan berantai melalui beberapa group whatsapp di Kendal, identitas empat ABK warga Kendal yang masuk dalam daftar ABK Kapal Panama yakni Muhammad Irsyad (23), Khoeruzaman (38), Harjana (57), dan Mundakir (51).

Belum diketahui pasti keempat ABK tersebut warga desa mana dan bagaimana nasib mereka, yang diduga terombang-ambing di perairan bersama ABK lainnya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kendal, Hudi Sambodo saat dikonfirmasi mengaku, pihaknya belum mendapat informasi dan data yang akurat terkait hal tersebut.

“Kita belum mendapatkan informasi dan data yang akurat dari pihak terkait. Dan kita sedang menggali informasi-informasi terkait itu,” ujar Hudi kepada halosemarang.id, Sabtu (5/11/2022).

Sebelumnya, Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha, dalam keterangan pers secara virtual, Senin (31/11/2022) mengatakan, kapal kargo berbendera Panama bermuatan semen mengalami kecelakaan dan tenggelam pada tanggal 31 Oktober 2022 di perairan sebelah barat Taiwan.

“Kapal kargo yang membawa ABK WNI tenggelam di perairan Taiwan. Sebanyak 12 WNI masih dalam pencarian dan lima berhasil diselamatkan,” terangnya.

Judha menjelaskan, berdasarkan koordinasi tersebut didapatkan kronologis bahwa kapal tersebut total berawakan 20 ABK WNI.

“Pada tanggal 30 Oktober 2022, tiga awak kapal mengalami kecelakaan karena cuaca buruk dan kemudian berhasil dievakuasi menggunakan helikopter,” jelasnya.

Pada tanggal 31 Oktober tepatnya sekitar pukul 15.00 waktu setempat, lanjut Yudha, kapal mengalami kerusakan mesin dan tenggelam akibat ombak besar, dengan jarak sekitar 14 mil laut dari garis pantai Changhua Taiwan.

“Saat tenggelam ada 17 ABK WNI yang on board di atas kapal. Lima ABK berhasil diselamatkan oleh kapal kargo yang sedang melintas. Sedangkan 12 ABK lainnya sedang tahap proses pencarian dan penyelamatan,” imbuhnya.

Sampai saat ini Tim SAR Taiwan saat ini sedang melakukan pencarian terhadap WNI yang hilang ini. KBRI dan Kemlu juga terus melakukan pemantauan.

Kementerian luar negeri juga telah menghubungi keluarga korban yang berada di Indonesia. Kemlu berharap korban yang hilang segera ditemukan dalam keadaan selamat.

“Dan selanjutnya kementerian luar negeri dan KBRI Taipei akan terus memantau proses berjalannnya operasi SAR yang dilaksanakan otoritas Taiwan,” ungkap Judha. (HS-06)

Hari Wayang Dunia; Dalang Sindhu Dapat Hadiah Handphone dari Ganjar

Panglima TNI Pimpin Pengamanan KTT G20 di Bali, Kapolri Wakil