Hilangkan Kepenatan, Guru SDIT Muhammadiyah Truko Kangkung Dihibur dengan Lomba Panahan

Para guru Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Muhammadiyah Truko Kangkung berlatih memanah di halaman sekolah.

 

HALO KENDAL – Menghilangkan penat usai disibukan dengan pembelajaran jarak jauh dan penilaian tengah semester dimasa pandemi Covid-19, para guru Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Muhammadiyah Truko Kangkung berlatih memanah.

Kepala SDIT Muhammadiyah Truko Kecamatan Kangkung, Heru Nugroho mengatakan, sebanyak 27 guru di sekolahnya diajak untuk menjajal olahraga panahan di halaman sekolah.

Dijelaskan, hal ini untuk menjaga agar stamina, kesehatan, psikis maupun pikiran para tenaga pendidik tetap segar, pasca disibukkan pada pembelajaran jarak jauh hingga penilaian tengah semester (PTS).

Menurutnya, ada tantangan yang harus dihadapi oleh tenaga pendidik, dan ini perlu direfresh agar penat dan kejenuhan bisa hilang.

“Bagaimanapun tenaga pendidik juga manusia. Saat mereka dituntut untuk kreatif dalam memberikan pembelajaran semaksimal mungkin kepada siswa melalui sistem pembelajaran jarak jauh,” terang Heru, Sabtu (26/9/2020).

Dikatakan, olahraga panahan dinilai cukup unik dan jarang dimainkan masyarakat, khususnya kalangan guru.

Dengan panahan, dia juga ingin mengenalkan satu di antara sunnah Rasulullah dalam bidang olahraga.

Heru mengaku mempunyai ide untuk mengadakan event kecil-kecilan lomba panahan ini, dengan tema Archery Competition For Teacher yang diikuti 12 guru laki-laki dan 15 guru perempuan.

“Kenapa kita pilih panahan, karena olahraga satu ini tidak semua bisa. Jadi akan muncul kelucuan dan keseruan tersendiri, tentunya bisa mengusir penat masing-masing,” ujarnya.

Ajang panahan tersebut, lanjut Heru, dibuat sederhana dengan tetap mematuhi protokol Covid-19. Semua guru tanpa terkecuali harus menjajal cara memanah dengan beberapa teknik dasar.

“Dalam kompetisi hiburan ini, 27 guru dibagi dalam 2 rambahan (sesi). Setiap sesi, guru diberikan kesempatan memanah sebanyak 5 kali dengan jarak 10 meter dari target,” jelasnya.

Pemenang ditentukan berdasarkan akumulasi poin tertinggi pada dua sesi tersebut. Untuk penyemangat kegiatan, Heru pun juga mengaku sudah menyiapkan hadiah hiburan bagi 3 pemenang.

Dirinya berharap, kegiatan tersebut bisa menjadi hiburan para tenaga pendidiknya sebelum kembali menjadi pionir dalam upaya mencerdaskan generasi bangsa.

“Semua guru kan belum pernah pegang, otomatis mau tidak mau akan pegang dan mencoba. Biasanya kita adakan kegiatan hiburan cukup meriah. Karena pandemi, kita lakukan sesederhana mungkin,” tuturnya.

Pihaknya juga berharap pandemi Covid-19 segera berakhir agar para siswa dapat kembali belajar dengan normal, melalui pembelajaran tatap muka di masing-masing sekolah.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi mengapresiasi kegiatan yang dilakukan para tenaga pendidik SDIT Muhammadiyah Truko.

“Kami menyadari bahwa tuntutan kreatifitas guru dalam melangsungkan pembelajaran jarak jauh, sudah menyita tenaga dan pikiran guru,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan beberapa kegiatan santai seperti yang dilakukan guru SDIT Muhammadiyah Truko ini, diharapkan dapat membantu menyegarkan pikiran agar tetap prima dan semangat.

“Guru juga manusia, butuh ketenangan dan kebahagian. Mereka jadi ujung tombak pembelajaran. Dengan kegiatan penunjang kecakapan diri maupun kegiatan lain, ini bagus. Karena kita tidak tahu kapan pandemi ini berakhir,” pungkasnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.