Hilangkan Jenuh Masa Pandemi, Anak-anak TK Dan PAUD Di Kendal Diajak Lukis Payung Kertas

Salah satu anak melukis payung kertas di Kampung Ragam Warna, Kendal.

 

HALO KENDAL – Berbagai macam cara dilakukan, untuk menghilangkan kejenuhan selama enam bulan belajar secara daring di rumah, serta mengobati rasa rindu dengan teman sekolah dan guru.

Seperti yang dilakukan anak-anak usia dini di Kendal diajak melukis payung kertas ditemani guru sekolah di Kampung Ragam Warna, Kendal.

Dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, anak-anak usia Taman Kanak-Kanak (TK) dan Pendidikan Usia Dini (PAUD) di Kendal ini asyik menggoreskan kuas di atas media payung kertas.

Penggagas Kampung Ragam Warna, Wiwik Wijaya mengatakan, momentum lomba lukis payung yang digelar melalui ragam ekspresi anak usia dini, menjadi ajang melepas rindu kepada teman dan guru.

Menurutnya, meski dilaksanakan di masa pandemi Covid-19, namun anak-anak ini tetap diajak untuk mematuhi protokol kesehatan.

“Mereka dibebaskan memilih tempat terbuka dalam melukis payung. Hal ini untuk menghindari kerumunan dan menjaga jarak. Tidak hanya itu, jumlah peserta juga dibatasi dan dilaksanakan selama dua hari,” jelas Wiwik.

Ditambahkan, pandemi Covid-19 membuat anak-anak merasakan kejenuhan dan bosan di rumah selama pandemi.

“Untuk menghilangkan kejenuhan dan tetap berkreasi, lukis payung ini menjadi ajang melepas kerinduan mereka,” imbuhnya.

Raut wajah anak-anak nampak ceria. Mereka mengaku senang bisa menuangkan kreasinya, sekaligus melepas rindu dengan teman dan guru.

Selama masa pandemi ini, mereka hanya bisa komunikasi lewat daring dan kegiatan ini menjadi obat pelepas rindu.

“Senang bisa bertemu bu guru dan teman-teman meski tidak semuanya. Sekarang bisa melukis gambar tamanan di payung kertas,” ungkap Adzkia Nuri Najwa, siswi TK Al Hikmah Kaliwungu Selatan.

Anak-anak dibebaskan melukis payung kertas sesuai kreasinya. Kebanyakan anak-anak melukis pemandangan alam hewan dan bunga.

Raut wajah mereka nampak senang karena bisa meluapkan kreasi, yang selama ini tidak bisa dilakukan karena pandemi Covid-19.

“Keindahan warna yang dituangkan anak-anak di atas payung kertas menjadi penilaian dalam lomba kali ini,” terang Seno Pemuda Kampung Ragam Warna.

Rencananya kegiatan seperti ini akan rutin dilaksanakan namun tetap dengan memperhatikan protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.