in

Heri Pudyatmoko: Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg Harus Ada Solusi

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko.

HALO SEMARANG – Masyarakat di beberapa daerah di Jawa Tengah mengeluhkan terkait kelangkaan gas elpiji bersubsidi 3 kg di pasaran. Bahkan di wilayah seperti Grobogan, Kota Semarang, dan Kendal, Pati, dan Blora kelangkaan itu berpengaruh pada harga yang melonjak di tingkat pengecer, mencapai Rp 25.000 per tabung melon ukuran 3 kilogram. Padahal harga normal gas tersebut di pasaran yaitu Rp 19 ribu sampai Rp 20 ribu/tabung 3 kg.

Kelangkaan gas elpiji terjadi di beberapa daerah ini menjadi perhatian serius Wakil Ketua DPRD Jateng, Heri Pudyatmoko.

Politisi Partai Gerindra yang biasa disapa Heri Londo tersebut menyayangkan, karena kelangkaan membuat masyarakat resah. Apalagi saat ini, banyak masyarakat, khususnya umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.

“Kelangkaan gas bersubsidi 3 kg ini sangat meresahkan masyarakat. Mereka yang terdampak merupakan masyarakat kecil, seperti pelaku UMKM dan masyarakat miskin pengguna gas bersubsidi. Ini harus ada solusi dari pemerintah,” katanya, Kamis (28/3/2024).

Pemerintah, katanya, perlu mencari penyebab masalah. Termasuk berusaha mencari solusi untuk mengatasi kelangkaan gas elpiji yang jelas akan merugikan masyarakat. Pemerintah, kata dia, bisa segera melakukan inspeksi mendadak dan pengecekan di lapangan untuk menertibkan dan menindak penimbun dan pengecer yang menjual gas di atas harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Jika ada indikasi penimbunan, segera disikapi. Apa yang menyebabkan kelangkaan gas elpiji bersubsidi ini harus segera diurai, komunikasi juga dengan pihak Pertamina selaku penyedia utama. Karena informasi yang kami dapat, tak ada pengurangan kuota. Ini yang harus diatasi oleh pemerintah, agar masyarakat tak risau dengan kondisi yang tak menguntungkan ini,” tegasnya.

Sebelumnya, Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Regional Jateng PT Pertamina Patra Niaga, Brasto Galih Nugroho mengatakan, ketersediaan elpiji aman hingga Lebaran 2024. Ditanya soal gangguan distribusi, Galih menegaskan jika pasokan ke agen dan pangkalan elpiji 3 kilogram sudah terpenuhi semua per Senin 18 Maret 2024.(Advetorial-HS)

Ini Teori Mengejutkan Si Malaikat Maut

Sambut Libur Lebaran, Semarang Zoo Siapkan Reptile Cave