Hendi Sediakan APD Untuk Sopir Ambulance dan Penggali Makam

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat menyerahkan bantuan APD bagi sopir ambulance jenazah dan penggali makam di Kota Semarang, Rabu (29/4/2020).

 

HALO SEMARANG – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi telah menegaskan, meskipun kota yang dipimpinnya tidak mengambil kebijakan pembatasan sosial bersekala besar (PSBB), melainkan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) non-PSBB, namun Pemerintah Kota Semarang akan tetap mendistribusikan bantuan layaknya skema PSBB.

Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu pun bahkan menjelaskan, pada bulan Mei nanti Pemerintah Kota Semarang bersiap untuk mendistribusikan bantuan sosial yang mencakup lebih dari setengah jumlah keluarga di Kota Semarang.

Jumlah itu belum termasuk bantuan lainnya seperti alat pelindung diri (APD), yang juga terus didistribusikan.

Adapun selain tenaga medis di Kota Semarang, pihak yang mendapatkan fasilitas APD dari Pemerintah Kota Semarang antara lain adalah sopir ambulance jenazah dan penggali makam.

Sebab menurut Hendi, sopir ambulance dan pekerja di lingkungan pemakaman termasuk salah satu kelompok berisiko tertular virus Covid-19. Padahal menurutnya sopir ambulance dan penggali makam memiliki peran yang penting dalam pemakaman jenazah korban corona.

Dan untuk mengapresiasi para sopir ambulance dan penggali makam di Kota Semarang yang telah rela berkorban dalam upaya penanganan Covid-19 di Kota Semarang, Hendi pun secara pribadi langsung bertemu dengan mereka.

Selain berterima kasih, Wali Kota Semarang tersebut juga secara langsung memberikan sejumlah APD untuk para sopir ambulance jenazah dan penggali makam di Ibu Kota Jawa Tengah, Rabu (29/4/2020).

“Saya mengucapkan terima kasih kepada sedulur-sedulur yang terus bergerak bersama Pemerintah Kota Semarang dalam menangani Covid-19,” tutur Hendi.

“Terkhusus mereka yang telah membantu memakamkan jenazah para korban Covid-19 dengan layak. Tapi kadang keberadaan mereka luput dari perhatian kita. Padahal pekerjaan mereka juga sangat berisiko. Untuk itulah kami berharap dengan menggunakan APD, risiko tersebut dapat ditekan,” tandasnya.

Di sisi lain Hendi juga menyinggung perihal bantuan sosial yang akan didistribusikan ke masyarakat pada bulan Mei. Menurutnya akan ada sekitar 290.000 paket yang disiapkan untuk warga.

“Pada Mei ini total ada sekitar 290.000 paket yang disiapkan, dari Pemerintah kota Semarang ada 160.000 bantuan, dari pemerintah pusat ada 130.000 bantuan,” lanjutnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.