in

Hendi: Periode Kedua Bagi Saya Jadi Periode Habis-habisan

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti Rahayu dilantik yang kedua kalinya untuk memimpin Kota Semarang periode 2021-2026, Jumat (26/2 

 

HALO SEMARANG – Usai dilantik secara langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Semarang, Jumat (26/2/2021), Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti Rahayu mengaku akan langsung tancap gas.

Artinya pada periode kedua ini, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang bukan berarti menjadi kendur untuk bekerja, justru akan menjadi periode habis-habisan.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, akan mengemban amanah yang diberikan kepada dirinya dan bersama wakilnya Mbak Ita, dari masyarakat untuk memimpin Kota Semarang. Dan akan memberikan yang terbaik untuk masyarakat Semarang.

“Alhamdulillah hari ini bisa dilantik untuk memimpin Kota Semarang periode kedua. Dan kami berjanji untuk mengemban amanah yang diberikan dari masyarakat. Bagi saya periode kedua ini, adalah menjadi periode habis-habisan untuk memberikan yang terbaik untuk masyarakat Semarang,” katanya, kepada awak media usai acara serah terima jabatan wali kota dan wakil wali kota dari pelaksana harian Wali Kota di ruang Paripurna, Gedung DPRD Kota Semarang, Jumat (26/2/2021).

Hendi, sapaan akrab Wali Kota Semarang mengatakan, bahwa untuk program jangka pendek, adalah penanganan banjir di Kota Semarang.

Sebab, permasalahan banjir di Kota Semarang, masih terjadi di mana-mana. Saat hujan deras yang mengguyur Kota Semarang, wilayah seperti di Simpanglima, Tanah Mas, dan Stasiun Tawang serta daerah lainnya masih rawan banjir.

“Sehingga kami akan melakukan evaluasi masalah banjir ini, mungkin selama 1-2 minggu ini. Memang masyarakat sudah tidak sabar dengan kejadian banjir ini,” imbuhnya.

“Apakah nanti sistemnya yang diperbaiki atau orangnya juga diperbaiki. Beri kesempatan kepada kami untuk bekerja sebaik-baiknya,” sambungnya.

Saat ini, kata Hendi, banjir di Kota Semarang masih sebesar 13 persen, dan jalan rusak sebesar 13 persen.

“Begitu juga dengan program lainnya akan tetap dilaksanakan seperti untuk perbaikan rumah bagi warga yang tidak layak huni (RTLH). Tentunya dengan anggaran yang ditingkatkan. Dan program untuk jaminan kesehatan bagi masyarakat yaitu program Universal Health Coverage (UHC) juga dipertahankan. Lalu, program beasiswa yang dibutuhkan masyarakat, nantinya anggarannya akan ditingkatkan. Agar bisa mengcover lebih banyak lagi,” terangnya.

Tak hanya itu, program Kredit Wibawa, bantuan kredit bagi masyarakat dengan bunga ringan juga akan ditingkatkan Pemerintah Kota Semarang dan diperbesar anggarannya.

Sementara Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, dirinya akan mendampingi wali kota untuk mendukung program prioritas. Seperti penanganan banjir, jaminan kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat serta lainnya.

“Nantinya kami akan konsen lebih pada masalah perempuan, seperti angka stunting pada anak, ibu hamil. Selain itu, terkait diversifikasi pangan dalam upaya ketahanan pangan masyarakat juga masih diprioritaskan,” pungkasnya.(HS)

Share This

Wali Kota Tegal Minta KPRI Berinovasi dan Buat Terobosan

Transformasi Digital Pintu Masuk UMKM ke Rantai Pasok Global