Hendi: Pemeriksaan dalam Kebijakan PKM Harus Lebih Ketat

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat melakukan pemantauan lapangan terkait pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) di Kota Semarang, Selasa malam (28/4/2020).

 

HALO SEMARANG – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi melakukan pemantauan lapangan terkait pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) di Kota Semarang, Selasa malam (28/4/2020).

Dengan mengendarai sepeda motor, Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut berkeliling ke sejumlah posko pada malam hari.

Sejumlah titik posko yang disambanginya antara lain, Posko Plamongan, Posko Soekarno – Hatta, Posko Sisemut, Posko Kampungkali.

Tak sendiri, dalam pemantauannya malam itu Hendi bersama dengan Kapolrestabes Semarang, Auliansyah Lubis dan juga Dandim 0733 BS/Semarang, Zubaedi.

Dalam pantauannya ke sejumlah posko, Hendi berharap masyarakat bisa lebih tertib lagi dalam menjalani kebijakan PKM ini.

“Menurut keterangan rekan-rekan, memang masih ada masyarakat yang beraktivitas tidak sesuai dengan ketentuan PKM, namun itu sebagian kecil saja,” aku Hendi.

“Harapan saya, pada pemberlakuan PKM masyarakat bisa lebih tertib lagi, sehingga virus corona dapat segera pergi dari Kota Semarang,” lanjutnya.

Di sisi lain, dalam komunikasinya pada sejumlah petugas penjagaan pos PKM Kota Semarang, Hendi terlihat menginginkan adanya skrining yang lebih ketat.

Wali Kota Semarang tersebut bahkan terang-terangan meminta untuk para petugas agar lebih berani meminggirkan kendaraan.

“Disuruh minggir, dicek, haru berani!” tegas Hendi saat berada di Pos Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) Soekarno Hatta.

Sementara itu, memasuki akhir pekan pertama pemberlakukan PKM di Kota Semarang sendiri, kemacetan panjang terlihat di wilayah perbatasan Kota Semarang.

Antara lain di Mangkang dan Plamongan. Dua pintu masuk ke Kota Semarang melalui jalur darat tersebut dijaga ketat oleh tim gabungan Pos PKM Kota Semarang di masing-masing titik.

Alhasil, ribuan kendaraan dari daerah hinterland Kota Semarang tertahan di perbatasan kota karena ada pemeriksaan ketat bagi warga yang akan masuk ke Kota Semarang.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.