Hendi Mengaku Puas, Progres Pekerjaan Pembangunan Museum Bubakan Capai 80 Persen

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat meninjau beberapa proyek pembangunan di Kota Semarang, Kamis (24/9/2020) pagi.

 

HALO SEMARANG – Museum Bubakan yang masih dalam tahap pembangunan konstruksi, telah rampung 80 persen pengerjaannya.

Rencananya jika sesuai jadwal, bangunan yang menjadi landmark baru Kota Semarang tersebut akan siap diluncurkan ke publik pada 15 Desember 2020.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, saat meninjau langsung ke lokasi bekas taman Bundaran Bubakan, Kamis (24/9/2020) pagi, mengaku puas dengan progress pengerjaan infrastruktur tersebut.

“Ini adalah bantuan dari pemerintah pusat untuk mempercantik Kota Lama, mulai dari rumah pompa Mberok, kemudian Polder Tawang. Lalu di sini ada kolam keceh yang bisa dipakai anak-anak, ada juga museum, dan ada gardu pandang di atasnya,” katanya.

Untuk museumnya sendiri, Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi mengatakan, Dinas Pariwisata Kota Semarang sudah mengalokasikan anggaran di tahun 2021 untuk mengisi ruangan dalam museum.

“Semua pengerjaan konstruksinya halus dan tinggal penyelesaian di beberapa bagian saja. Mudah-mudahan Desember selesai. Semoga dengan adanya ini bisa mempercantik kota, menghilangkan kekumuhan, meningkatkan pariwisata, dan mengangkat perekonomian,” katanya.

Team leader manajemen konstruksi PT Brantas Abipraya, Sonny Cahyo Bawono, selaku konsultan pembangunan kawasan Kota Lama Semarang mengatakan, kalau pembangunan Museum Bubakan tersebut didesain sebagai ruang terbuka publik.

“Konsep museumnya didesain secara virtual, menggambarkan sejarah kota. Ini nanti akan memamerkan peninggalan-peninggalan Kota Semarang masa lampau. Pembangunan tempat ini merupakan pengerjaan tahap II dari keseluruhan pembangunan Kota Lama yang telah rampung 75 persen, dan targetnya semua bisa selesai dan dilaunching pada 15 Desember,” katanya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.