in

Hendi Lima Kali Bawa Kota Semarang Raih Opini WTP Dari BPK RI

Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Jawa Tengah, Ayub Amali menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) kepada Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, Jalan Perintis Kemerdekaan, Banyumanik Semarang, Selasa (25/5/2021).

 

HALO SEMARANG – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi berhasil untuk kelima kalinya secara berturut-turut membawa Pemerintah Kota Semarang meraih opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) RI, atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2020.

Kepastian tersebut didapatkan setelah Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Jawa Tengah, Ayub Amali menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) kepada Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, Jalan Perintis Kemerdekaan, Banyumanik Semarang, Selasa (25/5/2021).

Adapun Pemerintah Kota Semarang sendiri secara beruntun mendapatkan predikat opini tertinggi dari BPK RI tersebut sejak pemeriksaan keuangan untuk tahun 2016.

Predikat itu kemudian terus mampu dipertahankan Pemerintah Kota Semarang di bawah kepemimpinan Hendi untuk laporan keuangan tahun 2017, 2018, 2019, dan tahun 2020 yang diserahkan hasilnya pada tahun 2021 ini.

Mewakili pemerintah daerah yang menerima opini WTP, Hendi menyampaikan terima kasih atas kinerja dan kerja sama yang baik antara BPK dan pemerintah daerah.

Hendi menyatakan hasil baik yang dicapai oleh pemerintah daerah bukan semata-mata keberhasilan pemerintah daerah.

“Saya yakin bukan hanya kinerja teman-teman daerah tapi juga kinerja dari BPK. Terbukti semua pemerintah kabupaten kota di Provinsi Jawa Tengah yang berjumlah 35 daerah tahun ini mendapat opini WTP. Ini artinya ada perkembangan yang semakin baik,” tekan Wali Kota Semarang tersebut.

Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi juga menyatakan opini WTP menjadi penghargaan bagi seluruh kepala daerah karena setiap kepala daerah pastinya menginginkan wilayahnya semakin maju.

Dirinya juga menambahkan, birokrasi saat ini diibaratkan dengan akuarium yang transparan. Semua lapisan masyarakat dapat melihat dan mengawasi kinerja pemerintah.

“Birokrasi saat ini seperti akuarium di mana mulai masyarakat bisa melihat transparansi birokrasi pemda, LSM dan aparat penegak hukum seperti kejaksaan, kepolisian sampai KPK,” jelas Hendi.

Meski Pemkot Semarang berhasil meraih opini WTP, menurutnya masih terdapat beberapa rekomendasi yang harus dipenuhi. Menanggapi hal tersebut dirinya menyanggupi untuk segera memenuhinya.

“Kota Semarang diberikan beberapa rekomendasi dari teman-teman BPK yaitu terkait pendapatan, belanja, aset dan pembiayaan. Ini akan kami tindak lanjuti dalam cara seksama dan dalam tempo sesingkat-singkatnya,” pungkas Hendi.(HS)

Share This

250 Jabatan Di Pemprov Jateng Kosong, Ini Kata Anggota DPRD

Fisik Pemain PSIS Terus Digenjot Sebelum Libur Hari Raya Waisak