in

Hendi Kecewa dengan Kinerja Kontraktor Pembangunan Proyek Jembatan Kaca Tinjomoyo

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, saat diwawancarai awak media.

 

HALO SEMARANG – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi megaku kecewa dengan kinerja pelaksana proyek Pembangunan Jembatan Kaca di Hutan wisata Tinjomoyo. Pasalnya, pengerjaan proyek Jembatan Kaca di Tinjomoyo tidak sesuai target yang diharapkan.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi yang akrab disapa Hendi, menilai jika pelaksana yang mengerjakan proyek itu tidak berkualitas dan tidak dapat dipercaya dengan baik.

“Aduh, saya sedih karena evaluasi jembatan kaca kontraktornya tidak bonafide, tidak berkualitas,” ungkap Hendi.

Menurut Hendi, pihak kontraktor harus diberi pelajaran jika tidak mampu menyelesaikan proyek Jembatan Kaca. Proyek ini merupakan proyek dedicated atau program prioritas Pemerintah Kota Semarang. Namun pada kenyataannya, progres proyek tersebut justru mengalami deviasi hingga 25 persen.

Jika tak mampu merampungkan proyek, Hendi menyarankan agar kontraktor diputus kontrak.

“Kalau tidak mampu diputus kontrak saja dari pada jadi pekerjaan yang tidak berkualitas. Saya lagi sedih tentang hal ini,” kata Hendi.

Hendi memaparkan, Pemerintah Kota Semarang membagikan informasi pekerjaan, dalam hal ini lelang, agar program Pemkot Semarang dapat dikerjakan dengan baik. Apalagi jika kontraktor warga Senarang, menurutnya, itu menjadi kebanggan tersendiri.

“Kalau yang terjadi asal-asalan tidak selesai, tidak berkualitas, alasannya tidak punya duit, kenapa nawar?,” tandasnya.

Jika proyek ini tidak bisa rampung pada 2021, Hendi berharap, pengerjaan Jembatan Kaca bisa diteruskan tahun 2022.

Proyek ini merupakan satu di antara proyek Pemerintah Kota Semarang yang sempat tertunda pada 2020 lalu. Penundaan pembangunan Jembatan Kaca lantaran anggaran difokuskan untuk penanganan Covid-19.

Hendi menegaskan, akan lebih intensif melakukan evaluasi terhadap proyek-proyek yang sedang berjalan mengingat sudah mendekati akhir tahun 2021. Dia tidak ingin proyek lain mengalami hal serupa seperti pembangunan Jembatan Kaca di Tinjomoyo.(HS)

Share This

Jateng Provinsi Terbaik Soal Kesetaraan Gender

Langkah Unika Soegijapranata Kembangkan Desa Wisata Untuk Pembangunan Berkelanjutan