in

Haul Wali Gembyang, Warga Sediakan Lontong Opor dan Soto Ayam Untuk Jemaah

Para jemaah Haul Wali Gembyang menikmati sajian lontong opor dan soto ayam yang disediakan warga sekitar makam, Minggu (30/4/2023).

HALO KENDAL – Di setiap Haul Wali Gembyang, masyarakat sekitar makam menyajikan lontong opor dan soto ayam untuk disantap para jemaah yang menghadiri haul yang diadakan setiap tanggal 9 Syawal.

Hal tersebut sudah menjadi tradisi tahunan di setiap acara Haul Wali Gembyang di Kelurahan Patukangan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal.

Pada haul yang digelar Minggu (30/4/2023), sedikitnya ada 750 porsi lontong opor dan soto ayam yang disediakan, untuk memperingati Haul Wali Gembyang juga menyambut Lebaran Syawalan.

Tidak hanya lontong opor dan soto, warga sekitar juga menyediakan nasi bungkus dan makanan ringan untuk dibagikan langsung kepada pengunjung haul sejak Minggu pagi.

Menu lontong opor dan soto ayam dibagikan setelah pengajian haul dan doa selesai. Para jemaah mengambil sendiri lontong opor dan soto yang sudah disiapkan di meja.

Dengan tertib, jemaah mengambil dan menikmati lontong opor atau soto ayam dan minuman yang telah disediakan.

Salah seorang jemaah Siti Asiyah, warga Wonosari Patebon mengaku senang, bisa menikmati makanan gratis ini dan mengharap berkah dari Haul Wali Gembyang.

“Hampir tiap tahun saya mengikuti Haul Wali Gembyang, selain mengalap berkah dari ziarah dan tahlil juga bisa menikmati lontong opor yang menjadi menu utama dalam acara ini,” ujarnya.

Panitia Haul Wali Gembyang, Puji Mulyadi mengatakan, tradisi masyarakat sekitar menyiapkan lontong opor untuk para jemaah sudah ada sejak dulu. Namun kali ini ditambah menu soto ayam.

Dijelaskan, tradisi berbagi ini terus dilestarikan oleh masyarakat, dan setiap tahun selalu bertambah. Mengingat jumlah pengunjung yang datang juga semakin bertambah.

“Untuk tahun ini tidak hanya lontong opor, tapi ditambah dengan soto. Pasalnya ada yang tidak suka dengan lontong opor, maka kami siapkan menu lain yakni soto,” jelas Puji.

Menu lontong opor dan soto ayam dibagikan setelah pengajian haul dan doa selesai. Para jemaah mengambil sendiri lontong opor dan soto yang sudah disiapkan di meja.

Sementara Kristiana, salah satu jemaah mengaku, dirinya baru pertama kali menghadiri Haul Wali Gembyang. Pasalnya tahun-tahun sebelumnya selalu sibuk dengan pekerjaan.

“Baru kali saya menghadiri Haul Wali Gembyang. Karena pas hari Minggu, pas libur kerja, jadi bisa meluangkan waktu datang ke sini. Ternyata meriah dan berkesan,” ujarnya.(HS)

Ganjar Sebut Kekeluargaan Jadi Fondasi Kerja Sama Politik Antara PDIP dan PPP

Wujud Kerukunan Umat Beragama, Pemkot Semarang dan PHDI Kembali Gelar Festival Ogoh-Ogoh