in

Hati-Hati Penipuan Berkedok Wakil Bupati

Foto : Purworejokab.go.id

 

HALON PURWOREJO – Nama Wakil Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti SH kembali dicatut oleh oknum tak bertanggung jawab, untuk melakukan penipuan. Setidaknya sudah ada satu orang yang menjadi korban, yakni takmir masjid di Kaligesing.

Kabag Humas dan Protokol Rita Purnama SSTP MM, seperti dirilis Purworejokab.go.id, mengatakan modus operandi yang digunakan pelaku, adalah menghubungi korban dengan menggunakan nomor Whatsapp +6281217338059 dengan nama Hj Yuli Hastuti SH, namun tanpa menyertakan foto profil.

Pelaku mengatakan bahwa pelaku menyampaikan informasi kepada korban, bahwa Pemkab Purworejo akan memberikan bantuan untuk tempat ibadah, termasuk masjid yang dikelola korban. Pelaku kemudian meminta nomor rekening korban, untuk mentransfer uang donasi.

Korban kemudian menerima foto bukti transfer. Namun tak lama kemudian, pelaku mengatakan bahwa jumlahnya ada kekeliruan. “Lho kok 21 juta, tadi saya menyuruh transfer untuk masjid 16 juta dan panti asuhan 5 juta,” kata pelaku.

Dengan alasan kekeliruan itu, pelaku kemudian meminta korban untuk mengirim kembali sejumlah uang yang disebut untuk panti asuhan. Ketika korban beralasan akan mengirim kembali setelah transferan donasi masuk, pelaku terus mendesak korban untuk mengirim terlebih dulu.

“Sudah dipastikan masuk pak. Saat ini sedang ada pembaruan sistem di bank, hanya proses jeda waktu. Apa bisa bapak usahakan dulu, karena ini sudah ditunggu ketua panti,” desaknya.

Bahkan ketika korban mengaku saldonya tidak sebesar jumlah yang harus dikembalikan, pelaku ngotot minta dikirim seadanya dulu. “Bapak salurkan yang ada dulu. Donasi ini sudah pasti masuk pak, gimana nama baik saya…terlanjur saya infokan ke panti,” desaknya lagi, sampai akhirnya korban mengirim sejumlah uang.

Dengan adanya kasus tersebut, Rita Purnama meminta masyarakat berhati-hati menghadapi tindak kejahatan pencatutan nama pejabat seperti itu. “Karena nomer yang digunakan pelaku itu bukan nomer Bu Wabup. Tanyakan kepada aparat pemerintah yang dikenal, atau konfirmasikan langsung kepada ajudan beliau,” katanya. (HS-08)

Share This

Masuk Zona Level Tiga, Purworejo Berlakukan PPKM Darurat, Sektor Nonesensial 100 Persen WFH

Penanganan Covid-19, Pemkab Banyumas dan Cilacap Jalin Kerja Sama