Hati-Hati, Pembuat Konten Menyesatkan Makin Kreatif

 

HALO SEMARANG – Para warganet di Indonesia memang harus makin berhati-hati dalam mengonsumsi informasi, baik dari Indonesia maupun seluruh dunia. Hal itu karena pembuat konten tersebut kini makin kreatif. Walaupun dimaksudkan untuk sekadar candaan, tetapi konten semacam itu tetaplah menyesatkan.

Seperti konten yang beredar beberapa melalui lini media sosial Facebook belakangan ini, digambarkan Gubernur Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan, Kim Kyeong-su divaksin walaupun masih mengenakan jaket.

Unggahan tersebut juga disertai keterangan, bahwa Pemerintah Korea Selatan telah mengembangkan jarum suntik jenis baru, yang dapat menembus seragam pertahanan sipil, yang digunakan oleh Gubernur Kim.

“Mereka bilang mereka telah mengembangkan jarum suntik jenis baru. Wah jarumnya dapat menembus seragam pertahanan sipil,” demikian disebutkan pengguna Facebook dengan akun Kim Su-min tersebut.

Ternyata, dari hasil periksa fakta oleh Khairunnisa Andini dari Universitas Diponegoro, seperti dirilis Covid19.go.id, foto tersebut ternyata bukan saat Gubernur Korea Selatan divaksin, melainkan saat dia mengikuti simulasi tata cara vaksinasi, di Rumah Sakit Yangsan, Universitas Nasional Busan, Korea Selatan.

Foto tersebut kali pertama diunggah oleh situs resmi Pemerintah provinsi Gyeongsang Selatan, 2 Maret 2021 lalu. Lebih lanjut, salah seorang pejabat pemerintahan Provinsi Gyeongsang Selatan, Shim Eun-jeong, menegaskan bahwa tidak ada dosis vaksin yang disuntikkan saat simulasi dilakukan.

Informasi dengan topik serupa juga telah dimuat dalam situs AFP dengan judul artikel “This Photo Shows South Korea’s Governor Taking Part in A Covid-19 Vaccination Simulation Exercise”.

Dengan demikian, informasi yang diunggah oleh pengguna Facebook dengan nama pengguna Kim Su-min tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang menyesatkan. (HS-08)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.