in

Harus Kuat Menahan Lawan di Bawah

Cory Sandhagen/dok

HALO SPORT – Cory Sandhagen, petarung peringkat keempat di kelas bantam Ultimate Fighting Championship (UFC), akan mendapatkan jadwal tricky kontra Umar Nurmagomedov, 5 Agustus mendatang.

Sang Elang Muda, julukan Umar, menjadikan laga ini sebagai peluang terbaiknya untuk menembus papan atas divisi bantam UFC.

Dengan kemampuan gulatnya yang luar biasa, Nurmagomedov difavoritkan bakal mampu menghabisi jagoan berkebangsaan Amerika Serikat (AS) itu.

The Sand Man, julukan Sandhagen, diprediksi sulit mengimbangi bantingan-bantingan petarung asal Dagestan, Rusia ini.

Terhadap prediksi itu, Cory memilih fokus mempersiapkan diri.

Sandhagen menjadikan pengalaman mengimbangi juara bertahan Aljamain Sterling dalam duel di bawah sebagai modal berharga untuk menghadapi Umar.

Dalam laga pada 2020 itu, Cory memang harus mengakui keunggulan jurus gulat Sterling.

’’Saya sudah mengetahui rahasia kengerian para petarung dari Dagestan. Saya pikir kehebatan mereka adalah menahan lawan di bawah,’’ tutur Cory seperti dikutip dari MMA News.

Karena itu, lanjut Si Manusia Pasir, dirinya harus memiliki ketahanan saat berduel di bawah.

Seiring dengan perjalanan waktu, Sandhagen sudah memahami mixed martial arts (MMA) dengan baik.

’’Saya pikir Anda harus memahami situasi jika bertarung dengan para petarung dari Dagestan,’’ tegas pria 31 tahun ini.

The Sandman kali terakhir naik oktagon pada Maret silam ketika menang angka tipis atas Marlon Vera.

Rekor totalnya di ajang MMA adalah 16 kali menang dan empat kali kalah.

Si Manusia Pasir menguasai kickboxing dan jiu-jitsu Brasil. (HS-06)

Tak Bertaji karena Problem Motor

Kompak Berbatik, Prabowo Pose Finger Heart Bareng Pewarta Istana Usai Bertemu Jokowi