Hartopo Minta PPPK di Kudus Miliki Loyalitas Tinggi

Pelaksana tugas Bupati Kudus, HM Hartopo melantik 97 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari formasi tenaga pendidik dan penyluh pertanian, secara daring dari Command Center Diskominfo Kudus. (Foto : Laman Pemkab Kudus)

 

HALO KUDUS – Sebanyak 97 tenaga pendidik dan penyuluh pertanian yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun anggaran 2020 di Kabupaten Kudus, dilantik oleh Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo.

Pelantikan dilaksanakan secara semivirtual dari Command Center Diskominfo Kudus, Kamis (25/2). Adapun peserta berada di Pendopo Kudus, dan lapangan tenis indoor Angga Sasana Krida Pemkab Kudus.

Hadir pula dalam kesempatan itu, Asisten Sekda, Staff Ahli, Inspektur Kabupaten Kudus, Kepala BKPP Kudus, Kepala DPPKAD, Kepala Dispertanpangan, dan Kepala Disdikpora.

“Harapan kami PPPK ini dapat mengemban amanah yang diberikan dengan penuh tanggung jawab, karena PPPK ini pekerjaanya juga sama dengan ASN, hanya saja terikat perjanjian kerja,” kata HM Hartopo, seperti dirilis laman resmi Pemkab Kudus.

Dirinya mengatakan bahwa seusai dilantik, para pegawai ini dapat menyesuaikan diri dan beradaptasi dengan baik di lapangan.

“Untuk tenaga pendidik, pada musim pandemi saat ini diharapkan dapat memonitor anak didiknya, bagaimana sistem pembelajaranya. Jangan sampai saat ini dianggap sebagai liburan yang tiba-tiba dapat naik kelas ataupun lulus, berikan edukasi agar selama pandemi ini anak didik tetap mendapatkan ilmu pengetahuan,” ungkapnya.

Bagi penyuluh pertanian, Hartopo meminta agar mereka memberikan sosialisasi dan edukasi terkait berbagai masalah, terutama pupuk. Saat ini banyak petani belum mempunyai kartu tani, sehingga para petugas perlu menjemput bola.

“Tanyakan apa yang menjadi kendala, kalau perlu bantu dalam proses pembuatan kartu tani bagi yang masih awam,” kata dia.

Hartopo juga meminta agar PPPK memiliki loyalitas yang tinggi untuk pengabdian kepada negara, sehingga dapat membawa perubahan dalam Pemkab Kudus agar menjadi lebih baik.

“Tanamkan komitmen dan loyalitas tinggi, memiliki sikap disiplin, jujur, dan tanggung jawab yang kita harapkan untuk tenaga PPPK, buktikan bahwa pengabdian ini bisa membawa dampak baik bagi perubahan kabupaten Kudus,”  tegasnya.

Di sisi lain, Hartopo juga sedikit membahas tentang rencana pembukaan kembali sekolah tatap muka, yang dijalankan pada bulan Juli mendatang oleh Kemendikbud.

“Untuk dibukanya kembali sekolah tatap muka, Kita mengacu pada keputusan Kemendikbud yang rencananya akan kembali membuka sekolah tatap muka pada bulan Juli, Kita akan ikuti semua prosedur dari pusat tentunya dengan penerapan Prokes,” kata dia.

Sebelum dibukanya kembali sekolah tatap muka HM Hartopo berencana akan terlebih dahulu melakukan simulasi penataan dan maping.

Menurut dia, pada dasarnya Pemkab Kudus mengikuti prosedur dari Pemerintah Pusat. Dirinya juga mengatakan bahwa 60 persen wilayah di Kabupaten Kudus, saat ini sudah berada pada zona hijau, dan sisanya zona orange dan kuning. Pasien dan angka kematian akibat covid pun telah menurun. (HS-08)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.