Hari Pertama PKM Non-PSBB, Satpol PP Kota Semarang Masih Temukan Banyak Pelanggaran

Kasat Pol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto saat memimpin sosialisasi pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) non-PSBB di Kota Semarang, Senin (27/4/2020).

 

HALO SEMARANG – Satpol PP Kota Semarang terus melakukan sosialisasi pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) non-PSBB di Kota Semarang. Hal itu karena pada hari pertama pelaksanaan PKM, Senin (27/4/2020), masih dijumpai warga yang tidak mengenakan masker ketika keluar rumah.

Hal tersebut didapati saat Satpol PP Kota Semarang dan petugas gabungan menggelar cek point serta sosialisasi pelaksanaan PKM di beberapa wilayah di Kota Semarang.

“Dari pengecekkan hari pertama PKM, masih kami dapati masyarakat yang tidak mengenakan masker. Tapi secara keseluruhan, 97 persen pengendara baik mobil atau motor telah mengenakan masker,” ujar Kasat Pol PP Kota Semarang Fajar Purwoto, Senin (27/4/2020).

Lebih lanjut Fajar mengatakan, pengendara yang tidak mengenakan masker langsung diberi teguran.

“Di beberapa pos cek point, kami berikan teguran lisan kepada pengendara yang tidak mengenakan masker,” tambahnya.

Fajar mengatakan, saat melakukan pengecekan di posko Kampung Kali, pihaknya sempat menghentikan pengendara yang baru sampai dari Jakarta.

“Saat kami cek suhu tubuhnya dengan thermogun, ternyata mencapai 38 derajat. Saat ini orang tersebut ditangani Dinas Kesehatan Kota Semarang,” tambahnya.

Fajar menegaskan, selama pemberlakuan PKM diharapkan masyarakat bisa mematuhi aturan yang ada. Hal tersebut demi kesehatan bersama dan sebagai upaya memutus mata rantai penularan Covid-19 di Kota Semarang.

“Kunci keberhasilan dalam menekan penyebaran Covid-19 ini adalah kedisiplinan warga. Kami berpesan semua warga untuk jaga kesehatan, selalu gunakan masker kemanapun pergi, dan selalu jaga jarak. Yang terpenting patuhi aturan pemerintah,” pungkas Fajar.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.