in

Hari Pertama Kerja Gibran Langsung Blusukan ke Pasar, PLTSa, dan Kemacetan

Gibran Rakabuming Raka, pada hari pertama bekerja setelah dilantik menjadi Wali Kota Surakarta, meninjau Pasar Gede Surakarta. Di tempat itu, dia disambut oleh pedagang, salah satunya adalah Suharni, yang memayunginya dan mendoakan putra sulung Presiden Jokowi itu. (Foto : Surakarta.go.id)

 

HALO SURAKARTA – Semangat bekerja keras Presiden Joko Widodo, nampaknya diwarisi oleh putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, yang kini menjabat sebagai Wali Kota Surakarta.

Seusai dilantik oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gibran langsung bekerja dengan blusukan ke berbagai tempat. Setelah mengikuti prosesi pelantikan, Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa langsung mendatangi Pasar Gede, untuk mengecek persiapan vaksinasi Covid-19.

Kedatangan Gibran disapa hangat oleh pedagang. Banyak yang mendoakan kepemimpinan Gibran-Teguh membawa kemajuan bagi Solo.

Di lantai dua, tempat vaksinasi dilaksanakan, pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surakarta itu, mendapat penjelasan dari Kepala Dinas Kesehatan Kota Surakarta, dokter Siti Wahyuningsih MKes MH, mendapatkan berbagai penjelasan mengenai vaksinasi.

“Kita kebut vaksin untuk sektor-sektor produktif. Di pasar-pasar, kalangan guru, pegiat pariwisata, pokoknya kita kebut. Kuncinya divaksin agar bisa cepat pemulihan ekonomi,” ujar Gibran.

Seusai berdiskusi singkat, Gibran pun berpamitan untuk meninjau persiapan vaksinasi di Pasar Klewer. Di tengah perjalanan, Gibran tiba-tiba dirangkul oleh Suharni, salah satu pedagang buah Pasar Gede. Sambil memayungi Gibran, dia pun memanjatkan doa.

“Selamat, Mas. Semoga lancar. Matur nuwun. Mugi nanti mimpin bawa berkah buat wong cilik. Besok kami siap vaksin, semoga setelah divaksin, dagangannya laris manis,” kata Suharni.

Setiba di Pasar Klewer yang merupakan pasar sentra transaksi pakaian terbesar di Kota Bengawan itu, Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa meninjau persiapan vaksinasi. Di tempat itu Gibran, juga berdialog dengan pedagang pasar.

“Semua siap divaksin ? Apa ada yang menolak ?” Beberapa pedagang pun menuturkan ada beberapa yang enggan, lantaran takut disuntik.

Mendengar jawaban itu, dia pun mengatakan bahwa pedagang tidak perlu takut.  “Vaksin aman dan halal, semoga nanti semua pedagang bisa ikut vaksin semua. Nggak usah takut. Biar pasarnya balik rame lagi, jadi laris, karena biar nggak takut Covid-19 lagi,” kata pria lulusan Singapura itu.

Gibran bersama rombongan, juga menyapa pedagang sisi timur Klewer dan melayani foto bersama. Usai meninjau lokasi di Klewer, Gibran menuju Masjid DPC PDI Perjuangan untuk melaksanakan Salat Jumat.

Seusai Salat Jumat, Gibran kembali blusukan dengan meninjau proyek pembangunan Pasar Legi Surakarta, yang terbakar pada 2016 lalu.

Dory, selaku project manager PP Urban yang mengerjakan pembangunan pasar itu, memaparkan progress yang sudah dijalankan. “Progress Deviasi pekan ini +4,77% Mas. Pembangunan di sini ada empat blok. Blok A hampir 100% selesai. Blok B 80%, Blok C-D sudah tahap pengecoran,” kata dia, seperti dirilis Surakarta.go.id.

Dory mengatakan PP Urban akan berupaya menyelesaikan proyek pembangunan Pasar Legi, lebih cepat dari waktu yang ditargetkan, “Kontraknya November selesai, tetapi kami targetkan maju 2 bulan. Jadi September bisa selesai,” kata Dory lagi.

Setelah menerima penjelasan tersebut, Gibran mengatakan akan datang lagi dua pekan kemudian, untuk mengecek perkembangan pembangunan. Mendengar itu, para petugas proyek langsung menyatakan siap.

Gibran turut berpesan pembangunan kios harus memenuhi kuota pedagang Pasar Legi. “Pokoknya semuanya harus masuk sesuai zonanya, di sini tercatat ada 300 kios dan 1932 los,” tutur Gibran menegaskan.

Pada hari yang sama, Gibran juga meninjau pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) Putri Cempo, di Mojosongo. Di tempat itu dia memperoleh penjelasan dari Gangga Wahyu, selaku perwakilan PT Solo Citra Metro Plasma Power (SCMPP), bahwa sampai Januari 2021, progress pembangunan sudah mencapai 23,90%.

PLTSa Surakarta ini ditargetkan dapat menghasilkan 5 Mega Watt. Pihak SCMPP menuturkan pembangunan sempat mengalami kendala. Wahyu juga mengatakan bahwa akibat pandemi Covid-19,  pembangunan PLTSa Surakarta tertunda selama 7 bulan (April-Oktober 2020).

Mendengar pemaparan itu, Gibran pun kembali menegaskan bahwa proyek selesai tepat waktu. “Berarti saya kunci, di April 2022 harus sudah jadi. Full 5 Mega Watt ya ?” ujar Gibran.

Usai pertemuan itu, Gibran membagikan paket bantuan sembako kepada para pemulung di sekitar TPA Putri Cempo.

Lokasi lain yang dintinjau adalah perlintasan sebidang kereta api Joglo, Banjarsari. Arus lalu lintas di perlintasan ini sering macet. Di lokasi tersebut juga sering terjadi banjir akibat kondisi drainase yang buruk.

Pada kesempatan itu, Gibran yang didampingi oleh Sekda Kota Surakarta, Ahyani; Kepala DPU PR Kota Surakarta, Endah Sitaresmi; dan Kepala Dishub Kota Surakarta, Hari Prihatno berdiskusi membicarakan solusi untuk mengurai kemacetan di area rel Joglo.

Dalam sambutannya di Rapat Paripurna pasca dilantik, Gibran menyampaikan tidak menggunakan Sabtu-Minggu untuk libur, “Vaksin untuk pedagang-pedagang di sektor produktif utama seperti di Pasar Gede dan Pasar Klewer nggak usah nunggu sampai Senin, Sabtu-Minggu kami nggak libur, semua harus dikebut,” tegas pria 33 tahun itu. (HS-08)

Share This

Bupati dan Wakil Bupati Resmi Dilantik, Ini Tanggapan Pimpinan DPRD Kendal

Antisipasi Peredaran Narkoba, Ditresnarkoba Polda Jateng Gelar Operasi Di Tempat Hiburan Malam