Hari Pertama Kampanye, Yekti Handayani Resmikan Rumah Pemenangan Nurani di Boja

#Pilkada Kendal

Peresmian rumah pemenangan Nurani di Desa Tampingan, Jalan raya Semarang – Boja, Sabtu (26/9/2020).

 

HALO KENDAL – Hari pertama masa kampanye Pilkada Kendal, pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, Ali Nurudin dan Yekti Handayani (Nurani) melakukan kegiatan peresmian rumah pemenangan Nurani di Desa Tampingan, Jalan raya Semarang – Boja, Sabtu (26/9/2020).

Hadir dalam kesempatan itu, Calon wakil bupati (Cawabup) Yekti Handayani, anggota DPRD Kabupaten Kendal dari Nasdem, Siswoyo, kemudian Hegar Saputra anggota DPRD Kendal dari Gerindra, dan beberapa relawan.

Pasangan Nurani memang diusung tiga partai politik, PKB, Gerindra, dan Nasdem.

Menurut Siswoyo yang juga ketua DPD Nasdem Kabupaten Kendal, dengan adanya rumah pemenangan ini, diharapkan akan mampu melebarkan dukungan dari masyarakat Boja dan sekitarnya.

“Rumah pemenangan ini adalah rumah kita bersama. Jadi tidak ada sekat partai, baik itu Nasdem, Gerindra, dan PKB. Semua partai pengusung dan elemen yang akan mendukung paslon Nurani berhak atas rumah pemenangan ini untuk berkonsolidasi,” ungkapnya.

Sementara itu menurut Hegar Saputra yang mewakili DPC Gerindra Kendal, dengan rumah pemenangan ini, akan mempermudah komunikasi antarrelawan di wilayah Boja dalam memenangkan paslon Nurani.

“Semoga dengan adanya rumah pemenangan ini, NUrani akan makin solid, khususnya yang ada di Dapil 3. Saya optimistis NUrani dapat suara mayoritas di sini,” katanya.

Sementara itu Cawabup Yekti Handayani mengaku terharu dengan adanya dukungan dari berbagai elemen masyarakat yang ada di wilayah Boja dan sekitarnya ini.

“Semoga dengan diresmikannya rumah pemenangan ini, Insya-Allah target 75 persen suara di wilayah dapil 3 ini tercapai,” ucapnya sambil diamini tamu undangan yang hadir.

Dirinya yang sebelumnya mendatangi kegiatan gelaran seni tradisional kuda lumping Turangga Sedyo Manunggal di Desa Meteseh Kecamatan Boja, mengaku akan memperhatikan kesenian tradisional bila menjadi bupati.

“Ini juga sebagai jawaban dari tantangan dari salah satu netizen yang mengatakan siapa calon yang mendatangi acara gelar seni kuda lumping di Meteseh. Saya langsung mendatangi kegiatan tersebut karena saya peduli,” ungkap Ani.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.