in

Hari Disabilitas Internasional, Siswa-Siswi SLB di Kendal Suguhkan Tari “Tangkap Ikan”

Tari Tangkap Ikan persembahan ratusan siswa-siswi, guru dan karyawan SLB Negeri Kendal, di peringatan Hari Disabilitas Internasional, Selasa (6/12/2022).

HALO KENDAL – Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Kendal, menggelar Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2022 di Lapangan Sambongsari, Kecamatan Weleri, Selasa (6/12/2022).

Acara dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Uswatun Hasanah, Kepala Cabang Disdik XIII Jawa Tengah, Ernest Ceti Septiyanti, Pengawas SLB Cabang Disdik XIII Jawa Tengah, Susi Sudarti, Kepala Disdikbud Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi.

Acara juga dihadiri para kepala sekolah dan tenaga pendidik SLB di wilayah Cabang Disdik XIII Jawa Tengah, yaitu Kendal, Batang dan Pekalongan, serta Kepala SLB Negeri Kendal, Tri Sayekti.

Acara yang bertema “Not All Disabilities Are Visible” dibuka dengan penampilan seni tari Tangkap Ikan, yang dipersembahkan oleh 200 siswa-siswi bersama para guru dan karyawan SLB Negeri Kendal.

Rangkaian kegiatan lain dalam acara HDI 2022, yaitu persembahan tari kuda lumping, podcast, seni barongan, bazar yang diikuti oleh sembilan sekolah luar biasa di wilayah cabang XIII Jawa Tengah.

Kepala Disdikbud Provinsi Jawa Tengah, Uswatun Hasanah dalam sambutannya mengapresiasi, penampilan anak-anak berkebutuhan khusus, yang membuktikan, keterbatasan fisik dan psikis bukanlah sebuah penghalang untuk menorehkan karya.

“Meskipun mereka disabilitas, namun karya mereka ternyata luar biasa. Bahkan tak kalah dengan karya anak-anak dalam kondisi normal pada umumnya,” tandasnya.

Kepala Disdikbud Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi mengatakan, Pemkab Kendal akan selalu memperhatikan dan mendukung kelancaran proses belajar mengajar di SLB yang ada di Kendal. Sehingga bisa melahirkan siswa-siswi disabilitas yang handal, berkualitas dan mandiri.

“Pemkab Kendal akan berusaya memberikan beasiswa bagi siswa
berprestasi, beasiswa bagi siswa kurang mampu, serta mendukungan kewirausahaan bagi anak berkebutuhan khusus dalam bentuk pelatihan, pendanaan, dan promosi,” tambahnya.

Lebih lanjut Wahyu menyampaikan, pihaknya menyambut baik kegiatan peringatan HDI. Dirinya juga mengungkapkan, Pemkab Kendal berkomitmen dalam pendidikan inklusif.

“Harapannya kita semakin memiliki perspektif bahwa tidak boleh ada yang tertinggal dalam proses pendidikan baik di SLB atau sekolah insklusi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SLB Negeri Kendal, Tri Sayekti mengungkapkan, kegiatan ini salah satu wujud Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang merupakan bagian dari Kurikulum Merdeka.

Dirinya menyebut, rencananya kegiatan ini akan menjadi agenda rutin setiap tahun bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

“Kita menari tari Tangkap Ikan tadi kolaborasi antara siswa, guru dan karyawan sebagai salah satu penguatan projek kurikulum merdeka belajar diikuti sekitar 200 peserta,” ungkap Tri Sayekti.

Sedangkan Koordinator penyelenggara kegiatan, Gayuh Trisanti Dewi menjelaskan, kegiatan ini peringatan HDI ini merupakan acara puncak dari HDI 2022 yang diperingati setiap tanggal 3 Desember, sebagai salah satu bentuk apresiasi kepada anak-anak disabilitas di Kabupaten Kendal.

Selain itu, menunjukkan bahwa anak-anak difabel ini mampu berkontribusi dan memberikan inspirasi kepada semua orang.

“Tujuan kami adalah memberikan edukasi, sosialisasi, kepada masyarakat tentang bagaimana menumbuhkan dan berkelanjutan, pendidikan inklusif,” ungkapnya. (HS-06)

Dianggarkan Rp 25 Miliar, GOR Baru Kendal Dibangun di Kompleks Stadion Utama

Prihatin Korban Banjir di Kabupaten Pati, Mak Ganjar Jawa Tengah Kirim Bantuan