Harga Sembako dan Komoditas Sayuran Kota Pekalongan Stabil

Foto : Pekalongankota.go.id

 

HALO PEKALONGAN – Cuaca ekstrem dan pandemi Covid-19 tak membuat distribusi sembako dan sayuran di Kota Pekalongan terhambat. Harganya pun hingga kini masih cenderung stabil.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop UKM) Kota Pekalongan, Sri Haryati SSos MM, seperti dirilis Pekalongankota.go.id, Kamis, (4/3) mengatakan bahwa stok bahan pangan seperti beras, gula pasir, tepung terigu, minyak goreng, daging sapi, daging ayam ras, telur, bawang merah dan bawang putih, masih aman hingga beberapa bulan ke depan.

“Beras stoknya sebanyak 290.500 ton. Untuk beras memang Kota Pekalongan bukan daerah produsen, beras disuplai dari daerah yang berasal dari sejumlah wilayah di Jawa Tengah, Jawa Timur,dan Jawa Barat. Gula pasir juga tercukupi. Pasokannya berasal dari 50 distributor yang ada di Kota Pekalongan, dengan stok saat ini sebanyak 200.850 ton disuplai dari Semarang dan Cirebon,” terangnya.

Selain itu, Komoditi kedelai dan cabai tercukupi, dengan daerah pemasok berasal dari Jember, Banyuwangi, dan beberapa wilayah di Jateng. Selanjutnya, untuk Bawang merah dan bawang putih cukup hingga tiga bulan ke depan.

“Hingga saat ini, tidak ada kendala untuk pendistribusian bahan pokok. Meskipun ada beberapa wilayah yang tergenang banjir. Masih aman, untuk stok dan harga sembako bagi masyarakat kota pekalongan. Hanya cabai rawit merah yang mengalami kenaikan cukup tinggi yakni Rp 10 ribu. penyebabnya karena cuaca. Tetapi, untuk stoknya tercukupi,” kata Haryati.

Karena wabah Covid-19 belum berakhir, dia juga berpesan untuk para pedagang dan pembeli tetap menerapkan Protokol Kesehatan pencegahan Covid-19.

“Kendati vaksinasi sudah dilakukan di sejumlah pasar, namun kami tekankan untuk tetap menerapkan prokes,”kata dia. (HS-08)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.