Harga Mahal tapi Masih Mandul

Timo Werner/dok.

 

HALO SPORT – Dibeli sangat mahal, tapi masih mandul dan belum seperti yang diharapkan. Itulah gambaran yang pas untuk Timo Werner, striker Chelsea.

Werner (24) dibeli dengan harga 47,5 pound (sekitar Rp 908 miliar) pada musim panas lalu dari RB Leipzig. Bersama Leipzig, dia tampil garang dengan mencetak 34 gol dari 45 laga di semua ajang.

Sayang, ketajaman itu meredup ketika membela The Blues. Kini, Werner mandul dalam sembilan pertandingan terakhir.

Penyerang dengan tinggi 180 cm ini mengaku masih beradaptasi dengan Liga Primer Inggris. Dari 20 kesempatan turun di berbagai kompetisi, Werner baru menyumbang delapan gol.

Hal ini membuat banyak pihak merasa kalau Timo tidak layak dibeli Si Biru dengan harga setinggi itu. Menurut Werner, banderol yang menempel padanya tak ada kaitannya dengan performa yang dia tunjukkan di lapangan.

‘’Berapa pun biayanya, selalu ada sedikit tekanan saat Anda bergabung dengan klub baru,’’ ujar Werner seperti dikutip dari situs resmi Chelsea.

‘’Tekanannya sedikit lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya, tetapi saya pikir pesepak bola yang baik adalah yang terbaik di bawah tekanan, dan itulah rencana saya. Saya bisa melakukannya dengan sangat baik di bawah tekanan,’’ jelasnya.

Werner menegaskan dirinya kesulitan untuk beradaptasi dengan sepak bola Inggris. Tingkat kesulitannya, lanjut dia, bertambah dari hari ke hari seiring semakin padatnya jadwal yang harus dimainkan.

‘’Premier League sedikit berbeda dari liga lama saya. Ini lebih sulit dari yang saya kira. Awalnya sangat bagus, tapi setelah banyak pertandingan, saya merasa kesulitan,’’ ungkap pemain kelahiran Stuttgart ini.

Werner membenarkan memang sulit untuk menjadi yang terbaik pada setiap pertandingan. Meski demikian, dia sangat menyukai laga di Premiership.
Oke Timo, buktikan!(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.