in

Harga Cabai Merosot, PNS Rembang Borong Lebih Mahal

Pegawai Pemkab Rembang membagi-bagikan cabai kepada masyarakat. Cabai tersebut sebelumnya mereka beli dari petani, karena harga jual pada panen kali ini merosot. (Foto : Rembangkab.go.id)

 

HALO REMBANG – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang, membuat gerakan sosial membeli cabai dari petani di atas harga pengepul untuk membantu petani.

Gerakan ini untuk membantu petani, karena pada panen kali ini harga cabai di Kabupaten Rembang merosot dan petani merugi.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultural Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan), Desti Mulyadi, seperti dirilis Rembangkab.go.id, mengatakan harga cabai di pasar saat ini antara Rp 10 ribu sampai Rp 12 ribu per kilogram.

Sementara pengepul, membeli dari petani hanya dengan harga Rp 3 ribu sampai Rp.4 ribu. Karena itu para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dintanpan, patungan untuk membeli dari petani cabai dengan harga Rp 6 ribu.

Desti menyebut cabai yang dibeli dari patungan ini, jumlahnya mencapai 1 ton. Cabai tersebut dijemput langsung ke petani di lokasi dan kemudian dibagi-bagikan ke masyarakat sekitar kantor Dintanpan, panti asuhan, dan sejumlah pondok pesantren.

Tak hanya dari Dintanpan, para PNS di berbagai Organisasi Perangkat Daerah juga ikut memesan. Jumlah orderan dari para PNS ini pun cukup banyak. Hingga Sabtu (28/8) sudah hampir 500 kilogram.

Sementara itu petani cabai asal Desa Kuangsan Kecamatan Kaliori, Sugeng menyampaikan terima kasih atas gerakan yang diinisiasi para PNS di Dintanpan dan didukung PNS berbagai OPD itu.

Dia mengungkapkan karena adanya gerakan dari Dinas terkait, pengepul langsung ikut menaikkan harga belinya pada angka Rp 5.500.

”Kalau bisa dilanjut terus petani bisa merasakan hasilnya. Terus harga di pembeli, tengkulak bisa bersaing, nyatanya ada kenaikan sekitar Rp 500,“ ungkapnya.

Gerakan membeli cabai akan berlanjut hingga beberapa hari ke depan. Rencananya PNS-PNS akan beli dengan harga di atas Rp 6 ribu, agar semakin membantu para petani. (HS-08)

Share This

BNPT dan Pemkot Solo Vaksinasi Mantan Napi Teroris

Sediakan Rp 6,9 M, Ini Syarat Masjid atau Musala Dapatkan Bantuan Kemenag