Halo Pekalongan, Vaksinasi Covid-19 saat Puasa

Lansia di Kota Pekalongan menjalani pemeriksaan tekanan darah, sebelum mendapat suntikan vaksin Covid-19. (Foto : Pekalongankota.go.id)

 

HALO PEKALONGAN – Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, tetap melaksanakan vaksinasi Covid-19 secara massal, walaupun saat ini sudah memasuki Ramadan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Kabid P2P) Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, dokter Indah Kurniawati MKes, mengatakan pihaknya antara lain mengacu pada fatwa Majelis Ulama Indonesia nomor 13 Tahun 2021, tentang Hukum Vaksinasi Covid-19 pada Saat Berpuasa.

Fatwa tersebut menyatakan bahwa vaksinasi Covid-19, tidak membatalkan puasa. Dengan kata lain umat Islam yang sedang berpuasa, boleh memperoleh suntikan vaksin Covid-19.

Selain tidak membatalkan puasa, vaksinasi pada orang yang berpuasa juga tidak berbahaya, selama kondisi calon penerima sehat. Karena itu mereka harus lolos uji pemeriksaan kesehatan oleh tim screening vaksinasi.

Adapun pelaksanaan pemberian vaksin saat ini, difokuskan untuk menyelesaikan penyuntikan vaksin dosis kedua, bagi kalangan lanjut usia (lansia) dan tenaga guru dan pendidikan.

“Kami masih menyelesaikan jadwal vaksinasi dosis kedua untuk lansia, di seluruh wilayah Kelurahan di Kota Pekalongan,” kata dia, seperti dirilis Pekalongankota.go.id.

Adapun waktu pemberian vaksin, juga menyesuaikan jam kerja pelayanan fasyankes, yakni mulai pukul 08.30 dampai 12.00 WIB.

Sebelumnya, para lansia itu sudah mendapatkan vaksin dosis pertama akhir Maret lalu . Karena itu, untuk pemberian dosis kedua, jatuh pada Ramadan. Pemberian vaksin dosis kedua itu, akan dilaksanakan di 25 fasilitas pelayanan kesehatan.

“Selain lansia, pada awal Ramadan ini, kami juga menyelesaikan vaksinasi dosis kedua bagi guru dan tenaga pendidikan di tingkat Madrasah Aliyah dan Madrasah Tsanawiyah, di lingkungan Kementerian Agama,” kata dia.

Vaksinasi  akan dilaksanakan pada Kamis (15/4) dan Kamis dua pekan kemudian.

“Apabila masih tersisa stok vaksin, kami merencanakan vaksinasi dosis pertama untuk lansia putaran ketiga dan tenaga pendidik atau tenaga pelayan publik yang berusia di atas 50 tahun, karena pelaksanaan vaksin ini secara bertahap berdasarkan prioritas dan kami mengikuti instruksi serta ketersediaan dosis vaksin dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah,” ungkapnya.

Dari data Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, tercatat untuk jumlah total sasaran masyarakat yang sudah di vaksin dosis pertama dan dosis kedua hingga per tanggal Senin (12/4) yakni sebanyak 31.293 orang baik tenaga kesehatan, pelayan publik, dan lansia.

Dengan rincian pada pelaksanaan dosis pertama sebanyak 17.516 orang terdiri dari 3.425 orang tenaga kesehatan,9.004 orang pelayan publik,dan 5.087 lansia.

Sementara untuk pelaksanaan dosis kedua sebanyak 13.777 orang sasaran terdiri atas 3.328 orang tenaga kesehatan,7.819 orang tenaga pelayan publik,dan 2.630 orang lansia di 25 fasilitas pelayanan kesehatan, yang melayani vaksinasi di Kota Pekalongan. (HS-08)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.