in

Hadiri RAT Koperasi Dharma Rini ke-38, Aaf Minta Jaga Image Sehat Koperasi

RAT Ke-38 Koperasi Dharma Rini, di aula kantor PKK Kota Pekalongan, Rabu (16/02/2022). (Foto : pekalongankota.go.id)

 

HALO PEKALONGAN – Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid, mengharapkan pengurus Koperasi Dharma Rini dapat berinovasi, sehingga dapat menyesuaikan diri, sekaligus bertahan di tengah pandemi. Dengan demikian koperasi tersebut tetap dapat memberikan kesejahteraan bagi para anggotanya.

Hal itu disampaikan Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid, saat memberikan sambutan dalam rapat anggota tahunan (RAT) ke-38, di aula kantor PKK Kota Pekalongan, Rabu (16/02/2022).

“Perlu adanya inovasi, penyesuaian di masa pandemi sehingga meskipun terdampak tetapi tidak sampai kolaps, kita perlu inovasi tentang program, tentang pinjaman, atau program lain yang menunjang kemajuan koperasi ini,” kata Wali Kota Pekalongan yang akrab disapa Aaf ini, seperti dirilis pekalongankota.go.id.

Lebih lanjut Aaf menyatakan sangat mengapresiasi kehadiran Koperasi Wanita Dharma Rini, karena dinilai sebagai koperasi yang sehat. Selain itu dalam memberikan pinjaman kepada anggota, koperasi tersebut tidak mensyaratkan agunan.

Dia juga berpesan kepada pengurus dan pengawas koperasi, agar mampu menjaga citra dan kesehatan koperasi.

“Setiap tahun kita sering mendengar banyak pengurus yang membawa lari uang koperasi. Ini menjadi tantangan koperasi untuk menjaga image sehat, karena kita menjaga amanat dan kepercayaan dari anggota. Koperasi adalah soko guru ekonomi bangsa, segmennya menolong UMKM dari kelas menengah ke bawah. Jadi kita harus benar-benar menjaga image sehat, dalam pelaksanaan kegiatan koperasi,” tandas Aaf.

Sementara itu dalam rapat anggota tahunan (RAT) ke-38, yang sekaligus merupakan kegiatan tutup buku tahun 2021 tersebut, juga dilaksanakan mengevaluasi tahunan.

RAT dibuka penasihat koperasi Kota Pekalongan, Hj Inggit Soraya dan dihadiri sejumlah pejabat, pengurus, pengawas dan anggota Koperasi Wanita Dharma Rini Kota Pekalongan.

Sementara itu, selaku penasihat, Inggit Soraya meminta agar melalui RAT ini, ketua, pengurus dan pengawas koperasi, dapat meningkatkan kompetensi untuk mengelola koperasi, sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada anggota.

Dia juga mengajak seluruh pengurus dan anggota, untuk berkomitmen memajukan koperasi, dengan mengelola koperasi secara efektif dan efisien. Dengan demikian lembaga ekonomi ini mampu bersaing, sekaligus bekerja sama dengan koperasi atau badan usahanya lainnya.

Kerja sama dengan berbagai pihak tersebut, juga merupakan jalan untuk meningkatkan permodalan, pemasaran, dan kualitas SDM.

Dengan usia koperasi 38 tahun yang tentunya memiliki perjalanan yang cukup lama dan mampu bertahan hingga sekarang, Inggit menilai koperasi wanita Dharma Rini merupakan koperasi yang sehat. Meskipun anggotanya hanya 149 orang, koperasi tersebut memiliki omset tinggi.

Inggit berharap ke depan koperasi Dharma Rini, semakin baik dan bagi para pengurus, pengawas dan anggotanya diharapkan dapat meningkatkan kredibilitas masing-masing. (HS-08)

Bupati Batang Sidak Tapping Box Restoran di Rest Area Tol Batang – Semarang

Minat Dagang Masyarakat Tinggi, Desa Sumingkir Purbalingga Bangun Pasar Desa