in

Hadiri Pelantikan Pengurus APMDN, Ini Pesan Ketua DPRD Kendal

Acara pelantikan pengurus DPC APMDN Kendal di Ruang Paripurna DPRD Kendal baru-baru ini.

HALO KENDAL – Ketua DPRD Kendal, Muhammad Makmun baru-baru ini menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Asosiasi Pendamping Masyarakat dan Desa Nusantara (APMDN) Kabupaten Kendal, di Ruang Paripurna DPRD Kendal.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut menegaskan, para pendamping masyarakat dan juga pendamping desa harus bisa mengemban amanah dengan sebaik-baiknya.

“Selain itu pemerintah juga harus mendorong kinerja para pendamping masyarakat dan desa, karena sebagai bagian dari Pemerintah Kabupaten Kendal,” tandas Makmun.

Dirinya juga berharap, dengan dibentuknya APMDN ini, bisa mengaplikasikan program dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yang tujuannya mengembangkan pembangunan dan pendayagunaan yang ada di desa.

“Unsur-unsur yang ada di dalam APMDN adalah para pendamping desa lokal desa, PA yang selama ini mendampingi desa-desa yang ada di Kendal. Jadi kinerja dan hasilnya bisa dirasakan oleh masyarakat,” ungkap Makmun.

Menurutnya, pendamping desa ini betugas untuk memfasilitasi, mengadvokasi kinerja pemerintah desa supaya menuju desa maju, mandiri, sejahtera sesuai dengan undang undang desa. Jadi dirinya berharap, semua anggota APMDN bisa bekerja dengan maksimal.

“Tentunya dengan kinerja yang sudah dilakukan, pemerintah desa membutuhkan petugas APMDN, dalam rangka bagaimana desa bisa membangun lebih baik lagi dan memberdayakan masyarakat lebih baik lagi,” ujar Makmun.

Sementara itu, Ketua DPC APMDN Kabupaten Kendal, Artanu Darmasji mengatakan, APMDN adalah wadah bagi Tenaga Pendamping Profesional (TPP) yang bertugas mengembangkan pembangunan dan pendayagunaan yang ada di desa. Dirinya menjelaskan, TPP yang tergabung dalam APMDN ini memiliki peran penting dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa menjadi lebih baik lagi.

“Saat ini anggota APMDN Kendal berjumlah 107 orang, yang merupakan Tenaga Pendamping Profesional PDTT. Tapi ini juga terbuka untuk pemberdaya-pemberdaya lainnya yang berperan dalam pembangunan masyarakat bisa juga bergabung di asosiasi ini. Jadi ini terbuka untuk umum juga,” jelas Artanu.

Dirinya menyebut, APMDN merupakan wadah dalam rangka meningkatkan kompetensi dari anggotanya. TPP sendiri memiliki hak untuk berserikat dengan membentuk asosiasi atau organisasi untuk mewadahi seluruh pendamping desa maupun pegiat desa.

Menurut Artanu, proses sertifikasi ini menjadi agenda besar bagi asosiasi. Karena setiap asosiasi harus memfasilitasi, dan memastikan anggotanya mempunyai kesiapan dan kemampuan untuk mengikuti sertifikasi dengan hasil maksimal.

“Yang paling penting di tahun ini, bagaimana APMDN mengawal, memfasilitasi, dan memastikan sertifikasi teman-teman pendamping. Sebagai sertifikasi profesi pemberdayan yang akan dilaksanakan tahun ini,” pungkasnya.(HS)

Semangati Kafilah Jateng, Ganjar: Penting Hatinya Tenang dan Senang

Prakiraan Cuaca Semarang dan Sekitarnya, Rabu (12/10/2022)