Hadapi City, Periode Sulit Bisa Tambah Rumit

Frank Lampard/dok.

 

HALO SPORT – Manajer Chelsea Frank Lampard mengakui timnya sedang berada dalam periode sulit. The Blues sudah tiga kali kalah, satu kali seri, dan cuma sekali menang dalam lima laga terakhirnya.

‘’Beberapa pekan lalu, orang-orang membicarakan kami sebagai penantang titel juara, tapi sekarang berubah drastis,’’ ungkap Lampard kepada BBC Sport.

Langkah Si Biru di Liga Primer Inggris musim 2020-2021 benar-benar memprihatinkan. Klub London ini baru mengemas 26 poin dari 16 pertandingan.

Periode sulit ini bisa bertambah rumit jika pada lanjutan Premier League berikutnya Chelsea gagal mendapatkan hasil positif. Thiago Silva dan kolega bakal menjamu Manchester City di Stamford Bridge, Minggu (3/1/2020) mulai pukul 23.30 WIB.

Hanya kemenangan yang akan membuat posisi Lampard aman. Kalau hasilnya imbang atau bahkan kalah, maka bos besar dipastikan marah.

Bos besar yang dimaksud adalah Roman Abramovich, pemilik The Blues. Menurut laporan Express, taipan asal Rusia ini sudah menyiapkan Thomas Tuchel jika Lampard tak mampu menaikkan performa skuadnya.

Lampard tampaknya salah pilih dalam membeli pemain. Cuma gelandang Hakim Ziyech yang bisa tampil stabil lewat umpan dan tendangan kerasnya.
Yang paling gagal memenuhi ekspektasi tentu duo Jerman, Timo Werner dan Kai Havertz. Keduanya belum banyak berkontribusi.

Padahal, harga keduanya luar biasa mahal. Werner dibeli dari RB Leipzig dengan 47,5 juta pound (sekitar Rp 887 miliar), sedangkan Havertz diambil dari Bayer Leverkusen sebesar 70 juta pound (Rp 1,3 triliun).

Dengan banderol selangit, keduanya masih memble. Kemampuan duet Timnas Jerman itu juga berbanding terbalik dengan gaji yang mereka terima.

Honor Werner tercatat sekitar Rp 3 miliar per pekan. Sementara Havertz dihargai Rp 5 miliar per pekan.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.