Halo Semarang
Take a fresh look at your lifestyle.

Hadapi Bali United, PSIS Kehilangan Tegar Infantri dan Frendi Saputra

Bek PSIS, Fredyan Wahyu yang akan dipanggil Timnas U-23. (Foto dari Instagram @psisfcofficial).

 

HALO SEMARANG – PSIS dipastikan tak diperkuat salah satu bek andalannya, Frendi Saputra saat menjamu Bali United, di Stadion Moch Subroto, Magelang, Jumat (10/4/2019) mendatang. Selain Frendi, PSIS juga tak akan diperkuat gelandang Tegar Infantrie. Frendi Saputra harus menjalani hukuman akumulasi kartu setelah mendapat kartu kuning ketiganya musim ini saat timnya menghadapi Perseru Badak Lampung FC. Sementara Tegar Infantrie harus absen karena mendapat panggilan dari Timnas U-23.

PSIS kemungkinan juga akan kehilangan bek sayap, Fredyan Wahyu Sugiantoro. Sejatinya, pemain asal Sukoharjo tersebut sudah diminta untuk bergabung dalam training centre Tim Nasional (Timnas) U-23, Selasa (1/10/2019) ini. Namun manajemen PSIS akan mengajukan surat izin agar Ucil, sapaan akrab Fredyan Wahyu Sugiantoro bisa terlambat gabung Timnas.

Pemain yang memiliki kecepatan dan umpan silang akurat tersebut masuk dalam daftar 40 pemain yang disiapkan untuk ajang SEA Games 2019, November mendatang, bersama gelandang potensial PSIS, Tegar Infantrie Sukamto.

Karena masih dibutuhkan PSIS, Fredyan kemungkinan baru akan bergabung ke TC Timnas seusai laga melawan Bali United.

General Manager PSIS, Wahyoe “Liluk” Winarto menjelaskan, pihaknya sedang berkomunikasi dengan Timnas U-23, agar Fredyan Wahyu bisa memperoleh dispensasi terlambat bergabung dengan TC Timnas.

Hal tersebut tak lepas dari bakal absennya Frendi Saputra dalam laga menghadapi Bali United. Dengan demikian, hanya Tegar Infantrie yang lebih dahulu merapat ke TC Timnas U-23.

“Berdasarkan surat pemberitahuan dari PSSI, Ucil mulai besok (Selasa-red) dijadwalkan sudah bergabung ke TC Timnas. Namun berhubung kami masih membutuhkan Ucil, kami meminta agar Ucil bisa kami pakai dulu. Namun kami belum memperoleh jawaban atas pengajuan izin tersebut,” ucap Liluk.

Sementara Pelatih PSIS, Bambang Nurdiansyah membidik kemenangan saat menjamu Bali United.

Banur, sapaan akrab Bambang Nurdiansyah menegaskan, menjelang laga kontra Bali United, sektor finishing menjadi aspek paling penting yang bakal dia benahi. Terutama memoles kemampuan duo striker asal Brasil, Claudir Marini Junior dan Bruno Silva, agar lebih tajam di depan gawang lawan.

Dalam dua laga terakhir kontra Kalteng Putra dan Perseru Badak Lampung FC, kedua pemain ini dimainkan selama 90 menit. Namun, tak ada satupun peluang dari kedua pemain tersebut terkonversi menjadi gol.

Menurut pelatih berusia 63 tahun tersebut, dua pemain asal Brasil masih bermasalah dengan kebugaran, sehingga belum mencapai performa terbaiknya.

“Keduanya pemain bagus cuma secara fisik kurang siap. Yang jelas sesulit apa pun saya akan hadapi dan berusaha maksimal. Terus terang, pemain-pemain baru kami ini masuk saat kompetisi sedang berjalan, sementara mereka sebelumnya vakum,” ucapnya.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang