in

H-3 Lebaran, 641.929 Orang Tercatat Masuk Jawa Tengah

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro.

 

HALO SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah melakukan pendataan jumlah pemudik yang masuk ke wilayah Jawa Tengah. Total pemudik yang telah masuk pada H-3 Lebaran mencapai 641.929 orang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro mengungkapkan, jumlah tersebut tercatat dari beberapa moda transportasi umum, di antaranya angkutan darat, laut, dan udara.

“Yang kita catat orang naik angkutan umum,” ungkap Henggar kepada¬†halosemarang.id, Senin (10/5/2021).

Henggar mengatakan, 641.929 orang yang masuk ke Jawa Tengah tersebut melalui pintu terminal, stasiun, pelabuhan, dan bandara.

“Totalnya 641.929 orang itu dari simpul terminal tipe A, tipe B, tipe C, juga ada dari stasiun, dari bandara, dan pelabuhan,” katanya.

Data yang disampaikan Henggar, pemudik paling banyak menggunakan jasa angkutan umum darat, yakni sebanyak 52 persen.

“52 persen angkutan umum melewati jalan raya, 37 persen moda kereta api, dua persen menggunakan moda transportasi laut, sisanya menggunakan transportasi udara melalui pintu Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang dan Adi Sumarmo Boyolali,” ujar Henggar.

Henggar menuturkan, pemudik yang masuk ke Jawa Tengah wajib membuktikan dengan syarat perjalanan yaitu hasil negatif Rapid Antigen dan GeNose C19.

“Syarat perjalanan harus dibuktikan dengan surat bebas Covid-19 yaitu Rapid Antigen kemudian juga dengan GeNose C19 di moda pesawat, kapal laut, kereta api,” tuturnya.

Sedangkan pengecekan pada moda transportasi darat, lanjutnya, bersifat secara acak. Menurutnya, terdapat satu orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Kalau di darat itu sifatnya sampling, yang terdaftar dari mudik hanya satu orang saja,” tambahnya.

Model pengendalian pemudik tahun ini berbeda dengan sebelumnya. Hal itu dilakukan, sebab tahun ini mengacu pada pelarangan mudik Lebaran.

“Saat ini kita fokusnya bukan di pencacahan tapi fokusnya adalah bagaimana kita membatasi orang untuk mudik,” tandasnya.(HS)

Share This

Gus Yasin: Pemudik Yang Belum Karantina Sebaiknya Tak Ikut Salat Id

DLH Antisipasi Kenaikan Jumlah Sampah Saat Lebaran