in

Gus Yaqut Sebut RS Baitussyifa Batang Ikhtiar Kesehatan Luar Biasa

Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, menyalami para tenaga kesehatan, setelah meresmikan Rumah Sakit NU Baitussyifa Limpung, Kabupaten Batang. (Foto : kemenag.go.id)

 

HALO BATANG – Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas menyebut keberadaan Rumah Sakit NU Baitussyifa Limpung, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, merupakan ikhtiar kesehatan luar biasa dari warga NU.

Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut, juga menyampaikan harapan, rumah sakit itu dapat beroperasi secara optimal, dalam memberikan pelayanan kesehatan, terutama untuk warga Kecamatan Limpung dan sekitarnya.

Harapan itu disampaikan Gus Yaqut, saat bersama Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki, meresmikan Rumah Sakit NU Baitussyifa, di Limpung, Kabupaten Batang.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti.

Usai seremoni, Menag Yaqut didampingi oleh Ketua Yayasan dan Direktur RS langsung menyapa para tenaga kesehatan dan meninjau fasilitas RS.

Menag mengaku senang dengan inisiatif organisasi kemasyarakatan keagamaan yang terus memberikan kontribusi kepada masyarakat, terlebih di bidang kesehatan.

“Saya senang ada RS Baitussyifa yang berada di sebuah kecamatan yang bisa di bilang ada di pinggiran, di Kabupaten Batang. Ini merupakan ikhtiar kesehatan luar biasa yang dilakukan oleh jamiyah Nahdlatul Ulama,” kata Menag, seperti dirilis kemenag.go.id.

Oleh karena itu, Menag berharap rumah sakit dengan tiga lantai ini bisa beroperasi dengan optimal sehingga bisa memberi layanan terbaik bagi masyarakat, khususnya masyarakat sekitar Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang.

“Tentu ini salah satu ladang amal bagi jamiyah NU dan ini sekaligus amal usaha. Dan semoga, dengan adanya RS ini, bisa menjadi amal sekaligus inspirasi bagi MWCNU di seluruh Indonesia,” harapnya.

Ketua Yayasan RS Baitussyifa, Sayono, mengucapkan terima kasih kepada Menteri Agama yang berkesempatan hadir dan meresmikan RS yang sudah dirintis sejak lama ini.

Sama dengan Menag, Suyono juga berharap RS ini bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

“Harapan kami, meskipun berada di daerah pinggiran, justru bisa manfaat dalam memberikan layanan kesehatan,” ungkapnya.

Meski demikian, Ia sadar masih banyak kekurangan. Sebab, RS Baitussyifa masih tergolong RS Kelas D.

“Tentu masih banyak kekurangan, namun kita terus berusaha melakukan terbaik dan meningkatkan layanannya,” ungkapnya. (HS-08)

Teladan Patriotisme Mbah Surgi, Sang Agen Rahasia Pangeran Diponegoro

Ikuti  Vespanan Bareng Mas Hartopo, Anggota Komunitas Mengaku Tak Menyangka Bupati Kudus Suka Vespa