in

Guru MTsN 1 Pati Raih Best Digital Artwork Awards 1 IAC Season 12

Lukisan karya Guru MTsN 1 Pati Faiz Affan. (sumber : kemenag.go.id)

 

HALO PATI – Guru Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Pati, Faiz Affan kembali meraih prestasi internasional.

Faiz, panggilan akrabnya, menjadi Best Digital Artwork Awards 1 pada International Art Contest (IAC) Season 12.

IAC diselenggarakan secara Online, oleh Innovize Global Events and Talent Search, India.

Untuk meraih prestasi ini, Faiz harus bersaing dengan ribuan karya seniman lintas negara.

Karya seni Faiz berupa lukisan bertajuk “Diversity”, menggambarkan perpaduan beragam elemen dan objek.

“Di IAC ini ada ribuan karya yang dikirimkan oleh seniman-seniman dari berbagai negara, diseleksi oleh juri profesional kemudian masing-masing kategori diambil dua pemenang. Alhamdulillah lukisan saya dinilai memenuhi kriteria oleh mereka (juri),” terang Faiz saat ditemui di Pati, baru-baru ini.

Dikatakan Faiz, kompetisi seni bertaraf internasional membutuhkan waktu berbulan-bulan hingga hasilnya diumumkan.

“Saya submit karya itu pada bulan Agustus lalu dan baru diumumkan hari Minggu kemarin di bulan November,” jelas Faiz, seperti dirilis kemenag.go.id, Rabu (8/11/2023).

IAC merupakan sebuah ajang kompetisi tingkat global bagi semua jenis seniman dan segala bentuk seni.

Ajang ini diorganisasi oleh sebuah firma yang didirikan di India, dengan tujuan untuk menemukan seniman andal, memberikan motivasi dan penghargaan untuk para seniman.

“Melihat peluang dan olah sesuai kompetensi bidang masing masing saya kira itu salah satu kuncinya, semoga bisa sedikit menginspirasi,” tandas Faiz.

Kepala MTsN 1 Pati, Ali Musyafak mengapresiasi prestasi gemilang salah satu guru di madrasahnya.

Apalagi, Faiz sebelumnya juga mendapat penghargaan dari Menteri Agama sebagai satu-satunya guru MTsN se-Jawa Tengah yang menjadi agen perubahan.

“Kini disusul oleh prestasi di tingkat internasional. Luar biasa,” imbuh Syafak, panggilan akrabnya.

Syafak menekankan bahwa tidak ada kata sulit jika ada kemauan untuk berubah. “Minimal berubah dengan gerak sebisanya, yang penting jangan berhenti. Boleh istirahat sejenak, tapi jangan terlena dengan zona aman. Insya Allah kalau kita mau melakukan falsafah gerak pasti akan ada perubahan yang luar biasa,” tegasnya.

Syafak pun mengajak kepada warga madrasah agar bisa mengikuti jejak Faiz dalam menciptakan sebuah perubahan luar biasa.

“Mari kita amati dan ikuti apa yang telah dilakukan Pak Faiz, sehingga kita akan menjadi golongan orang yang sebaik-baik manusia yaitu manusia yang bermanfaat bagi orang lain, dan golongan orang-orang yang beruntung, yaitu hari ini lebih baik daripada hari kemarin,” ajaknya.

“Sekali lagi, selamat dan sukses atas prestasi terbaiknya di tingkat internasional. Semoga menginspirasi dan mewujudkan visi MTsN 1 Pati bertaraf internasional,” kata Syafak. (HS-08)

Amankan Piala Dunia U-17 2023 di ke Surakarta, Polres Rembang Perbantukan 60 Personel Polri

Ini Delapan Tantangan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah, dari Profesionalitas hingga Sarpras