Gugus Tugas Resmi Diubah Menjadi Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kendal

Sekda Kendal, M Toha.

 

HALO KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal telah menerbitkan Surat Keputusan Bupati Nomor 443.2/348/2020 per tanggal 23 Oktober 2020, tentang Pembentukan Satuan Tugas Penanganan Corona Virus Disease 2019 Kabupaten Kendal.

Pada saat Keputusan Bupati tersebut berlaku, maka Keputusan Bupati sebelumnya Nomor 443.2/235/2020 tanggal 9 April 2020, tentang perubahan atas SK Nomor 443.2/221/2020, tentang Pembentukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Dalam melaksanakan tugasnya, Satuan Tugas Penanganan Covid-19, bertanggungjawab langsung kepada Bupati.

Sementara itu, perkembangan Kondisi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kendal dalam satu bulan terakhir ini sudah menunjukkan gejala adanya penurunan.

Hal ini dapat dilihat di beberapa kecamatan yang semula berstatus zona merah, kini sebagian besar sudah menjukkan adanya perubahan menjadi zona oranye, kemudian ada zona kuning, bahkan ada yang menjadi zona hijau.

Sekda Kendal, Moh Toha mengatakan, kondisi yang semakin baik tersebut berkat kerja keras semua pihak. Di samping itu, juga gencarnya sosialisasi yang dilakukan tim di masing-masing kecamatan dan desa-desa.

“Ini berkat kerja keras semua pihak, seperti TNI, Polri, Satpol, Dishub, Dinkes dan semuanya. Jadi tidak hanya kegiatan razia saja, tapi kegiatan lainnya untuk mencegah penyebaran Covid-19,” terangnya, Rabu (30/9/2020).

Dikatakan, operasi Yustisi penanganan Covid-19 yang menerapkan denda administrasi minimal Rp 50 ribu bagi pelanggar protokol kesehatan, ternyata efektif.

“Dengan operasi rutin dan sanksi sosial maupun administrasi yang tegas bagi yang tidak memakai masker, cukup efektif membuat efek jera bagi masyarakat yang belum peduli mematuhi protokol kesehatan. Jadi benar-benar harus ditegakkan,” ungkap Muh Toha.

Dirinya berharap, dengan terbentuknya Satgas, operasi yang dilakukan di kecamatan-kecamatan tidak hanya menerapkan sanksi sosial saja, namun juga sanksi administrasi berupa denda.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal, Ferinando Rad Bonay membenarkan, dalam waktu 30 hari terakhir ini sudah menunjukkan penurunan jumlah kasus Covid-19.

“Dari 20 kecamatan di Kabupaten Kendal, hanya 1 kecamatan yang masih zona merah, yaitu Kecamatan Kendal,” kata Ferinando.

Dijelaskan, dua kecamatan sudah kembali menjadi zona hijau, yaitu Kecamatan Pageruyung dan Plantungan. Sedangkan kecamatan lainnya sebagian besar berstatus zona orin dan zona kuning.

“Tiap hari selalu melakukan pendataan penyebaran Covid-19, juga pendataan tiap pekan, kemudian kondisi perkembangan dalam 30 hari terakhir,” pungkas Ferinando.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.