in

Giliran Polres Blora Beri Bantuan pada Keluarga Pelaku Selebaran Provokatif

Anggota Polsek Randublatung, menyerahkan bantuan paket sembako kepada keluarga pelaku provokasi penjarahan di Blora. Bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya mengembalikan kecintaan mereka pada NKRI. (Foto : Humas.polri.go.id)

 

HALO BLORA – Polres Blora mengambil langkah persuasif, kepada pelaku penyebaran selebaran provokatif. Selain memberikan pembinaan, polres juga memberikan bantuan sosial (bansos), berupa paket sembako kepada keluarga pelaku.

Pemberian bansos tersebut, salah satunya dilakukan di Kecamatan Randublatung, oleh anggota Polsek Randublatung. “Kami bagikan bansos sebagai wujud kepedulian kepada mereka, sekaligus sebagai kegiatan humanis untuk memberikan pembinaan, dan menggalang mereka agar kembali kepada jalan yang benar,” kata Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama SIK, melalui Kapolsek Randublatung AKP Wismo.

Sebelumnya, sebanyak 24 orang pelaku provokasi penjarahan tersebut, ditangkap oleh aparat Polres Blora, yang bergerak cepat setelah mengetahui adanya selebaran meresahkan tersebut.

Namun karena dinilai belum melakukan tindak pidana, para pelaku kemudian dibebaskan, sambil terus dipantau aktivitasnya. Mereka juga dikenakan wajib lapor dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya.

“Setelah kami lakukan pemeriksaan, ke-24 orang ini menganut gagasan paham yang salah. Mereka memiliki paham, semua aset negara berupa sumber daya alam, baik berupa pertanian, perhutanan, tambang, adalah milik nenek moyang,” kata Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama.

Bupati H Arief Rohman SIP MSi, sebelumnya juga mengusulkan agar para pelaku provokasi ini, mendapat pembinaan agar mereka kembali setia pada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sebagai bagian dari upaya pembinaan itu, Bupati juga menyerahkan bantuan paket sembako pada pelaku. Pemberian bantuan ini karena berdasarkan hasil pemeriksaan, perbuatan para pelaku tersebut juga dilatarbelakangi kesulitan ekonomi.

“Karena paham yang salah dan mereka belum sampai melakukan tindak kejahatan, kami usulkan untuk dilakukan rehabilitasi. Selanjutnya, ke depan kami akan terus melakukan pembinaan, pendampingan agar mereka setia pada NKRI dan menjadi agen pendukung kebijakan pemerintah dalam pembangunan dan dalam upaya penanganan Covid-19,” ungkap Bupati. (HS-08)

Share This

Putra Putri Purnawirawan Polri Bagikan 1.000 Nasi Bungkus Kepada Warga Yang Divaksin

Dua Terduga Jaringan Teroris Ditangkap Densus 88 Di Semarang