Gibran Salurkan Bantuan 150 Ponsel pada Siswa Kurang Mampu

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka meninjau persiapan pembelajaran tatap muka, sekaligus membagikan bantuan ponsel dari PDI Perjuangan, bagi siswa kurang mampu. (Foto: Surakarta.go.id)

 

HALO SURAKARTA – Sebanyak 150 siswa dari keluarga kurang mampu di Kota Surakarta, memperoleh bantuan ponsel dari Pemkot Surakarta.

Perangkat komunikasi digital tersebut, merupakan sumbangan dari PDI Perjuangan Kota Surakarta, yang beberapa waktu lalu diserahkan oleh Ketua DPC PDI Perjuangan FX Rudyatmo.

Pembagian ponsel oleh Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka bersama Wakil Wali Kota Teguh Prakosa, dan jajaran Perangkat Daerah tersebut dilaksanakan dalam program mider praja, Jumat (12/3).

Adapun penerima adalah para siswa kurang mampu di SD 16, SMP 1, dan SMP 12. Penyaluran bantuan HP telah menjadi salah satu program Dinas Pendidikan dalam membantu siswa agar dapat melaksanakan pembelajaran via online selama pandemi covid-19.

Kepala Dinas Pendidikan, Etty Retnowati menjelaskan bahwa 150 HP yang dibagikan, merupakan bentuk kepedulian DPC PDI Perjuangan Surakarta, terhadap siswa kurang mampu yang harus belajar secara online selama pandemi.

Ia berharap dengan bantuan ini, para siswa dapat belajar dengan baik sambil menunggu Pembelajaran Tatap Muka (PTM) siap dilaksanakan.

“Sejauh ini kami sudah membagikan 2.625 HP kepada siswa-siswi jalur afirmasi atau dari keluarga yang kurang mampu. Meskipun Juli mulai Pembelajaran Tatap Muka, namun tetap akan dibatasi secara bergiliran, sehingga sebagian masih akan melaksanakan pembelajaran jarak jauh,” jelas Etty, seperti dirilis Surakarta.go.id.

Selain membagikan HP, di setiap sekolah Gibran juga meninjau kesiapan kelas dalam menyiapkan PTM.

Dia beberapa kali berinteraksi dengan para siswa yang sedang melaksanakan simulaai. Ia meminta agar para siswa tetap semangat untuk belajar sambil menunggu kesiapan pelaksanakan PTM di sekolah.

“Anak-anak meskipun masih belajar di rumah harus tetap belajar dan tetap mengerjakan tugas ya. Dan ketika sudah masuk nanti saya minta sekolah menyiapkan fasilitas protokol kesehatan,” ucapnya.

Sebelumnya, Wali Kota Surakarta menyatakan akan membuka kembali PTM mulai Juli mendatang. Segala persiapan dilaksanakan salah satunya vaksinasi guru yang telah dilaksanakan pada minggu ini. Selanjutnya akan ada 23 sekolah yang dipilih untuk melaksanakan simulasi PTM dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ketat. (HS-08)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.