in

Gibran Berharap Capaian Vaksinasi di Sekitar Solo Segera Meningkat

Wali Kota Gibran Rakabuming Raka dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, meninjau vaksinasi di Keraton Kasunanan Surakarta. (Foto : Surakarta.go.id)

 

HALO SURAKARTA – Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka berharap agar kabupaten di sekitar Surakarta, dapat meningkatkan persentase vaksinasi, agar bisa segera menyamai Solo.

Harapan itu disampaikan Gibran, ketika mendampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, meninjau vaksinasi Covid-19 di Keraton Kasunanan Surakarta, Rabu (29/9).

Wali Kota Surakarta menjelaskan bahwa pemerataan vaksinasi aglomerasi Solo Raya harus dikejar, agar dapat segera mencapai target vaksinasi, sekaligus memulihkan kondisi Solo raya dari pandemi.

“Kami sempat berdiskusi masalah pemerataan vaksin di Solo Raya, di Solo kan sudah cukup tinggi (tingkat vaksinasinya). biar kabupaten sekitar mengejar juga, tadi sudah cukup banyak (yang melakukan vaksinasi), kabupaten sekitar sudah 50% semua, sudah cukup banyak,” ucap Gibran.

Persentase vaksinasi Covid-19 di Solo Raya, sangat mempengaruhi wilayah aglomerasi, sehingga diharapkan kabupaten-kabupaten di sekitar Kota Solo, dapat mengejar persentase seperti di Kota Solo.

“Yang jelas pemerataan aglomerasi, Solo tidak bisa sendirian, gabisa berdiri sendiri, kalau Solo tinggi yang lain belum mengejar ya percuma, lansia, adik-adik yang sekolah, (umur)12 tahun keatas kan masih mengejar terus tiap hari. Bisa dikejar. Pokoknya total pencapaiannya sudah 115 kayaknya. Kan KTP luar solo di bantu TNI Polri,” lanjut Gibran

Beri Apresiasi

Sementara itu Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin juga memberikan apresiasi kepada pihak Keraton Kasunanan Surakarta karena telah membantu dalam mempercepat perluasan vaksinasi untuk kerabat keraton dan masyarakat sekitar.

“Solo dan sekitarnya perlu lebih banyak yang divaksinasi, Bapak Presiden ingin 70 persen pada September. Memang yang lebih penting guru-guru. Guru-guru itu belum semuanya divaksin. Jadi itu yang harus diutamakan. Kalau anak-anak umumnya yang terkena itu kecil sekali, ya walaupun kena biasanya tanpa gejala dan ‘nggak’ masuk rumah sakit,” kata Budi Gunadi.

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah berupaya mengalihkan sebagian kuota vaksinasi ke daerah lain sebagai cara lain percepatan jumlah vaksinasi.

“Kalau Solo kan sudah lebih, jadi kami kasihnya mungkin ke kabupaten lain atau juga kasih ke Solo tetapi untuk KTP non-Solo,” kata Menkes. (HS-08)

Share This

Kasus Terus Terulang, Petugas Lapas Semarang Kembali Gagalkan Penyelundupan Narkotika Dengan Modus Melempar Dari Luar

Program OVOP di Kota Pekalongan Tonjolkan Produk Unggulan Desa