Giatkan Semangat Sepak Bola Kampung, Kebonharjo FC Dibentuk

Acara pembentukan klub sepak bola di BalaiDesa Kebonharjo, Patebon, Minggu (4/4/2021).

 

HALO KENDAL – Dalam rangka menggiatkan olahraga sepak bola di desanya, Pemuda Desa Kebonharjo, Kecamatan Patebon, membentuk klub sepak bola dengan nama Kebonharjo FC.

Peresmian Kebonharjo FC dilakukan oleh Kepala Desa, Rosidin dan dihadiri beberapa tokoh pemuda di Balai Desa Kebonharjo, Minggu (4/4/2021).

Usai peresmian, Rosidin mengatakan, bahwa dengan klub sepak bola ini bisa menjadi wadah kegiatan yang positif bagi para pemuda di desanya. Selain itu juga bisa dijadikan ajang silaturahmi para pemuda, sehingga perlu didukung.

Menurutnya, kegiatan ini sangat positif, sehingga pihak desa perlu mendorong, namun untuk saat ini desa belum bisa berbuat banyak karena anggaran sudah dialokasikan untuk penanganan Covid-19.

“Tapi kami mengusahakan selepas pandemi nanti, lapangan milik desa bisa direnovasi dan bisa digunakan untuk berkegiatan lagi dan yang paling penting lapangan itu dijaga dengan baik,” terangnya.

Ketua Kebonharjo FC, Rifaldi mengatakan, bahwa visi misi Kebonharjo FC ini di antaranya bisa memberi citra positif untuk generasi muda dan menumbuhkan kreativitas generasi muda.

“Kebonharjo FC adalah transformasi dari Gorrela (Gerakan Olah Raga Remaja Lincah dan Aktif) yang sempat berjaya di masanya. Kami berharap masa itu bisa terulang lagi di masa generasi sekarang,” ujarnya.

Sementara itu anggota BPD Desa Kebonharjo, Arif Fajar mengatakan, dengan dibentuknya club sepak bola ini, ke depan bisa bersinergi desa dan pihak lain.

“Kami juga mengusulkan untuk anak muda seperti ini harus diberi ruang. setidaknya ada kesekretariatan yang memiliki wifi biar mereka tidak sekadar main bola, tapi juga bisa menyalurkan ide untuk kemajuan desanya,” ungkapnya.

Senada diungkapkan Ulin Nuha dari Pemuda Kreatif, dirinya mengucapkan terima kasih kepada desa yang memfasilitasi peresmian klub sepak bola ini.

“Selain itu, untuk pembenahan lapangan dan kesekretariatan agar segera direalisasikan,” kata Ulin.

Tujuannya untuk mendorong supaya anak muda lebih kreatif, sehingga bisa menciptakan ide-ide lainnya untuk membangun desanya. Kegiatan pemuda bisa berkolaborasi dengan Bumdes, supaya pemuda ini tidak lagi mengandalkan dari desa.

“Jadi ada kemandirian yang tentu saja perlu ada bimbingan dari pemerintah desa sebagai bapaknya anak-anak muda generasi bangsa ini,” pungkasnya. (HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.